Angin Kencang Terjang Demak, Tower Mitratel Ambruk Timpa Empat Rumah Warga
Petugas BPBD Demak meninjau rumah warga yang tertimpa robohan menara telekomunikasi (tower) di Desa Mintren, Kebonagung, Demak, akibat hujan lebat dan angin kencang.-Foto: Dok. BPBD Demak-
DEMAK, diswayjateng.id – Cuaca ekstrem kembali menghantam Kabupaten DEMAK. Hujan deras yang disertai angin kencang pada Jumat (30/10/2026) sore hingga malam menyebabkan sejumlah insiden di beberapa wilayah. Mulai dari pohon tumbang yang menutup jalan desa hingga menara telekomunikasi yang roboh menimpa rumah warga.
Peristiwa paling mencolok terjadi di Desa Mintren, Kecamatan Kebonagung. Sebuah tower telekomunikasi milik Mitratel roboh setelah diterjang hujan lebat dan angin kencang sekitar pukul 16.00 WIB.
Nahas, tower yang ambruk tersebut menimpa empat rumah warga. Sejumlah bangunan mengalami kerusakan dengan tingkat berbeda.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Demak, Suprapto, yang meninjau langsung lokasi kejadian mengungkapkan, dua rumah mengalami kerusakan berat dan dua lainnya rusak ringan.
BACA JUGA:Buntut Penggeledahan Ponpes di Sukoharjo dan Karanganyar, Pemprov Jateng Dampingi Anak-anak
"Dua rumah mengalami rusak berat dan dua rumah lainnya mengalami rusak ringan. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Seluruh warga terdampak berada dalam kondisi aman dan selamat," ungkap Suprapto.
Menurutnya, BPBD telah melakukan peninjauan dan pendataan terhadap dampak kerusakan yang ditimbulkan. Sementara itu, koordinasi dengan pihak pemilik tower terkait penanganan lanjutan, pembersihan material, serta ganti rugi bagi warga terdampak masih berlangsung.
Tak hanya di Kebonagung, cuaca ekstrem juga menyebabkan pohon mangga berukuran besar tumbang di Jalan Desa Wonorejo RT 08/RW 03, Kecamatan Karanganyar, sekitar pukul 21.00 WIB.
Pohon tersebut melintang di badan jalan sehingga menghambat aktivitas dan akses transportasi warga.
BACA JUGA:Bejat! Kakek Tiri dan Ayah Tiri Cabuli Anak Perempuan Sejak SD Kelas 2 Hingga Korban Hamil 6 Bulan
Laporan kejadian diterima Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Demak pukul 21.47 WIB. Tim Reaksi Cepat (TRC) kemudian diberangkatkan dan tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi sekitar pukul 22.20 WIB.
Koordinator Lapangan TRC BPBD Demak, Ahmad Amrul Hakim, memimpin proses penanganan bersama personel BPBD, Relawan PB Demak Rescue, Relawan PB Raden Patah, serta masyarakat setempat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

