Pengembangan jogging track tidak berhenti pada penyediaan lintasan lari.
Pemkab Batang juga membayangkan kawasan Stadion Sarengat berkembang menjadi pusat aktivitas olahraga dan rekreasi masyarakat.
Endro menyebut konsep tersebut dapat menggabungkan kegiatan olahraga, wisata, dan tempat bersantai.
“Harapan kami sebenarnya nanti kalau memang ada masyarakat yang lari pagi ataupun malam,” ujarnya.
Ia juga berharap tumbuh aktivitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar kawasan tersebut.
Pedagang makanan dan minuman diharapkan dapat melayani warga yang berolahraga maupun menghabiskan waktu bersama keluarga.
Namun, kehadiran UMKM tersebut masih berupa harapan pengembangan kawasan, bukan fasilitas yang telah dipastikan tersedia.
Menurut Endro, penataan lanjutan diperlukan agar kawasan stadion semakin nyaman dimanfaatkan masyarakat.
Pemkab Batang merencanakan pengerasan lahan parkir dan pembenahan area luar stadion pada 2027.
Pekerjaan tersebut menjadi kelanjutan pembenahan bagian dalam stadion yang dilakukan tahun ini.
“Tahun ini adalah di dalamnya kita benahi, terus nanti tahun depan kita akan perkerasan di luarnya,” jelas Endro.
Adapun pembangunan taman dan fasilitas pendukung lainnya direncanakan mengikuti tahapan penataan kawasan.
Kualitas Lintasan Perlu Dijaga
Endro menyebut jogging track tersebut memiliki kualitas yang disiapkan sesuai standar nasional.
Ia juga menyampaikan bahwa masa pemeliharaan fasilitas mencapai lima tahun.