Mahasiswa PPG PPKN UPS Tegal Hidupkan Literasi Masjid

Rabu 14-10-2026,16:26 WIB
Reporter : K Anam Syahmadani
Editor : Ismail F

TEGAL, diswayjateng.id - Tak sekadar tempat ibadah, masjid disulap menjadi pusat literasi yang menyenangkan. Itulah yang dilakukan oleh Tim Mahasiswa Proyek Kepemimpinan PPG PPKN Universitas Pancasakti (UPS) Tegal. Mereka merintis Lomba Literasi Teka Teki Silang (TTS) Pengetahuan Dasar di Lantai 2 Masjid Nur Aisyah Nadirin, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Panggung, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal, Jumat (9/10/2026).

Sebanyak 39 anak kelas tiga hingga enam sekolah dasar mengikuti lomba itu dengan antusias. Sambil bermain, mereka mengasah pengetahuan umum dasar lewat teka-teki silang yang edukatif.

Lebih dari sekadar lomba, program ini menjadi inovasi untuk menghidupkan kembali fungsi masjid. Tak hanya sebagai tempat salat, masjid didorong menjadi pusat ilmu, literasi, dan pembentukan karakter generasi muda.

“Kami ingin masjid menjadi pusat peradaban,” kata Ketua Tim Mahasiswa Proyek Kepemimpinan PPG PPKN UPS Didi Khomsa SPd. Di masjid, anak-anak tidak hanya belajar mengaji, tapi juga membaca buku dan bermain yang mendidik.

“Belajar harus menyenangkan agar literasi tumbuh sejak dini,” ujar Didi. Lewat gerakan ini, masjid diharapkan semakin ramah anak dan menjadi tempat tumbuhnya generasi cerdas berkarakter.

Sebelumnya, Tim Mahasiswa Proyek Kepemimpinan PPG PPKN UPS telah merintis pendirian Perpustakaan Masjid Nur Aisyah Nadirin sebagai upaya menghidupkan fungsi masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi sebagai pusat ilmu, literasi, dan pembentukan karakter generasi muda.

Ide Perpustakaan Masjid ini lahir dari keprihatinan akan minimnya literasi keagamaan dan kebangsaan di kalangan anak-anak dan remaja sekitar masjid. 

Sementara itu, Dosen Pembimbing Fitriyanto MPd menyampaikan, pendirian perpustakaan masjid oleh Tim PPG PPKn UPS ini adalah wujud nyata dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat. “Kami sebagai dosen pendamping sangat mengapresiasi inisiatif ini,” ucap Fitri, dosen yang aktif menulis di Kolom Opini Radar Tegal itu.

BACA JUGA:965 Mahasiswa Resmi Diwisuda, UPS Cetak Lulusan Berdampak Global

BACA JUGA:UPS Tegal Wisuda 965 Mahasiswa, Hadirkan Lulusan Unggul dan Berkarakter

Menurut Fitri, ini bukan sekadar program literasi, tetapi adalah ikhtiar untuk mengembalikan fungsi masjid sebagai pusat peradaban dan ilmu pengetahuan, seperti pada masa keemasan Islam. Di sinilah nilai-nilai ketuhanan, kebangsaan, dan keilmuan bertemu. Mahasiswa PPG PPKN dididik untuk tidak hanya menjadi guru yang transfer of knowledge di kelas, tetapi menjadi pendidik yang hadir dan memberi solusi di tengah masyarakat. 

“Semoga perpustakaan masjid ini menjadi amal jariyah dan gerakan literasi yang berkelanjutan,” imbuh Fitri.

Kategori :