Internet Rakyat Mulai Digarap di Blora, Lima Kecamatan Jadi Sasaran Awal

Minggu 11-10-2026,09:39 WIB
Reporter : Farros Zaidaan Albaqi Peristiw
Editor : Laela Nurchayati

BLORA, diswayjateng.id – Program Internet Rakyat (IRA) mulai disiapkan untuk hadir di Kabupaten Blora. Jaringan internet dengan konsep layanan terjangkau tersebut pada tahap awal akan menyasar lima kecamatan.

Lima wilayah yang masuk dalam rencana awal pembangunan yakni Kecamatan Cepu, Jepon, Blora, Banjarejo, dan Randublatung. Rencana tersebut dibahas dalam sosialisasi pembangunan jaringan Internet Rakyat yang berlangsung di Mall Pelayanan Publik (MPP) Blora, Rabu, 7 Oktober 2026.

Jaringan IRA nantinya akan melewati sejumlah desa dan kelurahan. Sebelum pembangunan fisik dilakukan, penyedia jaringan diminta memastikan seluruh proses perizinan dan koordinasi di lapangan telah diselesaikan.

Subkoordinator Perizinan Berusaha DPMPTSP Blora, Dwi Kurniawati, mengatakan pemerintah daerah telah mengundang organisasi perangkat daerah, pemerintah kecamatan hingga desa dan kelurahan yang wilayahnya akan dilalui jaringan.

BACA JUGA:  24 Hari Menanti, Jenazah Korban KM Virgo Transport 8 Tiba di Paguyangan Brebes

BACA JUGA:  Buntut Kasus Perundungan Aqib, Kepala SDN 01 Kebondalem Pemalang Dicopot Sejak 6 Oktober

Menurutnya, koordinasi tersebut diperlukan agar pembangunan jaringan IRA dapat berjalan sesuai jalur yang telah direncanakan dan tidak menimbulkan persoalan ketika mulai dikerjakan.

“Intinya, jangan ada pengerjaan fisik dulu sebelum izinnya terbit dari kami,” tegas Dwi.

Selain persoalan izin, penyedia jaringan juga diminta melakukan sosialisasi kepada masyarakat sebelum pemasangan dilakukan. Koordinasi juga diperlukan dengan pihak yang memiliki atau mengelola aset di sepanjang jalur jaringan, seperti PDAM, PT KAI dan Perhutani.

Untuk jaringan yang melintasi jalan nasional, terdapat pula pertimbangan teknis dari DPUPR Blora. Pemasangan disarankan menggunakan metode galian atau kabel bawah tanah.

BACA JUGA:  Wabup Purworejo Tunggu Hasil Lab, SPPG Logosobo 1 Bisa Dihentikan Jika MBG Terbukti Bermasalah

BACA JUGA:  Dapur Penggorengan Kerupuk Terbakar, Damkar Tegal Berjibaku Cegah Api Meluas

Sementara itu, Humas PT Kediren Metmedia Blora, Keluk, mengatakan pihaknya tengah menindaklanjuti berbagai masukan dari pemerintah maupun stakeholder terkait pembangunan IRA tersebut.

Ia menyebut program tersebut pada prinsipnya diarahkan untuk menyediakan akses internet dengan biaya yang lebih terjangkau bagi masyarakat.

“Pada prinsipnya kita menjalankan tugas untuk menyediakan internet murah. Jadi semua masukan dari para pihak yang telah diundang tadi menjadi catatan penting bagi kita,” kata Keluk.

Kategori :