SEMARANG, diswayjateng.id - Kebakaran menghanguskan sebuah kandang kambing seluas sekitar 100 meter persegi di Kelurahan Patemon, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Kamis (1/10/2026) siang. Sebanyak sembilan ekor kambing ditemukan mati akibat terpanggang kobaran api.
Peristiwa tersebut dilaporkan kepada Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Semarang sekitar pukul 12.00 WIB. Petugas kemudian mengerahkan tiga armada dengan 11 personel untuk menangani kebakaran.
Tiga Armada Damkar Dikerahkan
Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Kota Semarang, Tantri Pradono, mengatakan dua regu dari Pos Induk dan Genuk ditugaskan menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.
"Sebanyak dua regu Pos Induk dan Genuk kami tugaskan untuk melakukan proses pemadaman," kata Tantri kepada diswayjateng.id, Kamis (1/10/2026).
BACA JUGA:Asap Kebakaran TPA Jatibarang Mulai Ganggu Warga, Menyebar hingga Tol Krapyak-Kaliwungu
BACA JUGA:Datang dari Timor Leste untuk Jadi Apoteker, Laura Malah Suka Nasi Megono Pekalongan
Sesampainya di lokasi, petugas langsung melakukan upaya pemadaman untuk mencegah api semakin meluas. Kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan sekitar 45 menit kemudian.
"Pemadaman kebakaran kandang kambing selesai sekitar pukul 13.45 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini," ujarnya.
Kandang Berukuran 10 x 10 Meter Ludes
Kandang yang terbakar memiliki luas sekitar 100 meter persegi dengan ukuran 10 meter x 10 meter. Selain bangunan kandang yang habis terbakar, sembilan ekor kambing tidak berhasil diselamatkan.
Akibat kebakaran tersebut, kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp50 juta.
Tantri mengatakan hingga proses pemadaman selesai, pihak Damkar belum mengetahui secara pasti penyebab maupun sumber api yang memicu kebakaran kandang tersebut.
"Kandang kambing ludes, sembilan ekor mati dan kerugian akibat kebakaran tersebut kurang lebih Rp50 juta," tandas Tantri.