Ikut Awasi MBG, DPRD Batang Intensifkan Sidak Seluruh Dapur SPPG

Kamis 01-10-2026,15:11 WIB
Reporter : Bakti Buwono
Editor : Ismail F

 

DPRD Tak Hanya Sidak Dapur yang Bermasalah

 

Suudi menegaskan sidak nantinya tidak hanya menyasar dapur SPPG yang berkaitan dengan dugaan keracunan di Bawang.

Menurutnya, seluruh SPPG perlu mendapatkan pengawasan agar persoalan yang sama tidak muncul di tempat lain. 

DPRD juga ingin memastikan perbaikan yang dilakukan pada satu dapur tidak membuat pengawasan terhadap dapur lainnya terabaikan.

"Ada itu. Itu nanti tidak hanya yang disidak yang kemarin keracunan, SPBG yang keracunan, tetapi SPBG-SPBG lain tentu akan kita sidak, akan kita melakukan pengawasan bagaimana supaya keracunan yang ini tidak terulang lagi," tegasnya.

Ia menambahkan pengawasan akan dilakukan secara rutin terhadap dapur SPPG yang menjalankan pelayanan MBG di Kabupaten Batang.

"Jangan-jangan ini yang sudah dibenahi SPBG yang sekarang keracunan, nanti ada yang lain. Sehingga pengawasan itu akan selalu rutin kita laksanakan untuk SPBG-SPBG yang ada di Kabupaten Batang," katanya.

Pengawasan tersebut menjadi perhatian DPRD setelah program MBG di Batang menghadapi dugaan insiden keracunan yang berdampak terhadap ratusan penerima manfaat.

Sementara itu, penyebab pasti insiden masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium. Pemerintah Kabupaten Batang juga melakukan audit dan berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) terkait keberlanjutan operasional dapur yang bersangkutan.

Karena itu, DPRD Batang tidak mendahului hasil pemeriksaan dalam menentukan penyebab kejadian. Pengawasan diarahkan untuk memastikan aspek pengelolaan makanan, kebersihan, dan pelaksanaan program menjadi perhatian dalam evaluasi di lapangan.

 

DPRD Soroti Dugaan Insiden PMT Posyandu

 

Selain kasus dugaan keracunan dalam program MBG, DPRD Batang juga menyoroti dugaan insiden pada program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Posyandu di Desa Rowobelang.

Kategori :