“Pengawasan rokok ilegal di Kebumen juga terus dilakukan bersama Bea Cukai dan unsur terkait,” ujarnya.
Lilis juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat, jajaran Bea Cukai Cilacap, perangkat daerah, perusahaan rokok serta seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program BLT DBHCHT. Ia turut menyampaikan terima kasih kepada para buruh atas kerja keras dan kontribusinya selama ini.
BACA JUGA: Jaga Kondusivitas Daerah, Kapolres dan Kajari Rembang Buka Ruang Dialog Kemitraan
PT MPS Punya 1.800-2.000 Karyawan
Sementara itu, Direktur PT Mitra Prasmitha Selaras, Rustriningsih, menyambut baik penyaluran BLT DBHCHT di lingkungan perusahaannya. Ia menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Kebumen yang memberikan perhatian kepada para pekerja.
Menurut Rustriningsih, PT MPS saat ini memiliki sekitar 1.800 hingga 2.000 karyawan tetap. Dari jumlah tersebut, sekitar 82 persen merupakan perempuan. Ia berharap bantuan yang diberikan pemerintah dapat membantu pekerja memenuhi kebutuhan keluarga di tengah kondisi ekonomi yang masih menghadirkan berbagai tantangan.
“Kalau kita bersama-sama, saya pikir tidak ada yang tidak bisa kita hadapi. Kita bangkit bersama-sama,” ujar mantan Wakil Gubernur Jawa Tengah tersebut.
Rustriningsih berharap sinergi antara perusahaan, pemerintah dan pekerja terus diperkuat sehingga berbagai tantangan ke depan dapat dihadapi bersama.