Tanaman Jagung Program Ketahanan Pangan Polres Blora Tak Maksimal, Ini Alasannya

Rabu 30-09-2026,11:50 WIB
Reporter : Farros Zaidaan Albaqi Peristiw
Editor : Ismail F

BACA JUGA:  DPRD Kota Semarang Dorong Forkot 2026 Jadi Momentum Perluas Minat Olahraga di Ruang Publik

Ia menjelaskan, pengelolaan lahan program ketahanan pangan tersebut dilakukan melalui kerja sama dengan kelompok tani di masing-masing wilayah.

Sementara kebutuhan benih dan pupuk berasal dari rekanan. Sedangkan tenaga untuk proses penanaman dan perawatan berasal dari kelompok tani.

"Benih, pupuk itu dari rekanan dan tenaganya juga dari kelompok tani," ujarnya.

Nanang menambahkan, kendala serupa juga terjadi di lokasi lain. Salah satunya disebabkan oleh serangan hama tikus.

BACA JUGA:  Seret 6 Oknum Advokat, Polres Rembang Jadwalkan Gelar Perkara Ulang Kasus Pemerasan Kafe

BACA JUGA:  5 Hektare Lahan Rob Batang Dibidik untuk Budidaya Nila Salin

Menurutnya, kondisi tersebut akan menjadi bahan evaluasi untuk pelaksanaan penanaman berikutnya. Polres Blora tetap berupaya melakukan penanaman kembali apabila kondisi cuaca sudah mendukung.

"Kalau cuacanya sudah mendukung akan dievaluasi kembali, tapi tetap kita usahakan untuk mencoba tanam kembali," pungkasnya.

Program ketahanan pangan tersebut tetap akan dilanjutkan dengan mempertimbangkan kondisi lahan, cuaca, serta potensi serangan hama di masing-masing wilayah.

Kategori :