Pasien, kata dia, tidak boleh dipulangkan lebih awal apabila kondisinya belum benar-benar pulih.
Hal tersebut menjadi perhatian penting karena sebagian pasien sebelumnya telah mendapatkan penanganan medis.
Apabila keluhan kembali muncul, mereka harus tetap memiliki akses untuk mendapatkan pemeriksaan lanjutan.
Gibran meminta mekanisme tersebut berjalan di lapangan.
Biaya Pengobatan Tidak Boleh Membebani Keluarga
Selain kondisi kesehatan pasien, Gibran menyoroti persoalan biaya pengobatan.
Ia memastikan keluarga pasien tidak boleh terbebani biaya perawatan akibat kejadian tersebut.
“Biaya perawatan korban tidak boleh membebani keluarga. Pemerintah bertanggung jawab dan akan menanggung semua biaya pengobatan,” kata Gibran.
Menurut Gibran, penjaminan biaya harus berjalan di seluruh fasilitas kesehatan yang menangani pasien.
Ia meminta jajaran terkait melakukan pengawasan langsung.
Pengawasan itu mencakup pelayanan medis hingga proses penjaminan biaya pengobatan.
“Pastikan penjaminan biaya benar-benar berjalan di lapangan,” tegasnya.
Gibran juga mengingatkan agar tidak ada keluarga yang tetap harus mengeluarkan biaya untuk pemeriksaan maupun obat.
Ia juga meminta pasien tidak dipulangkan hanya karena keterbatasan proses penanganan.
“Jangan sampai ada keluarga yang tetap diminta menanggung biaya pemeriksaan, obat, dan diminta pulang lebih awal walau belum benar-benar pulih,” ujar Gibran.
Penanganan Kasus Masih Berjalan
Dugaan keracunan makanan tersebut sebelumnya terjadi setelah makanan MBG dari SPPG Bawang didistribusikan kepada penerima manfaat.
Sejumlah penerima kemudian mengalami keluhan kesehatan dan mendapatkan penanganan di sejumlah fasilitas kesehatan.