Beberapa jam kemudian, seorang warga melihat api telah membesar dari bagian dapur rumah Sodirin. Warga berusaha meminta bantuan sekaligus melakukan upaya pemadaman.
BACA JUGA: Pria di Pati Tewas Ditusuk Pisau Lipat, Pelaku Sempat Bawa Korban ke RS
BACA JUGA: Gedung Puskesmas Lama Sluke Rembang Ludes Terbakar, Diduga Akibat Korsleting
Namun, kobaran api dengan cepat membesar. Ditambah sumber air yang berada cukup jauh dari lokasi, upaya pemadaman menjadi lebih sulit. Rumah beserta seluruh isinya akhirnya terbakar. Sejumlah ternak milik korban, yakni ayam, kelinci, dan bebek, juga tidak berhasil diselamatkan. Polisi menduga kebakaran dipicu aktivitas pembakaran sisa rumput di dalam dapur yang ditinggalkan tanpa pengawasan.
Melalui kegiatan gotong royong tersebut, personel Polsek Kutowinangun sekaligus kembali mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati ketika menggunakan api, terutama saat membakar sampah maupun sisa rumput di sekitar rumah.
Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengingatkan masyarakat untuk tidak meninggalkan api yang masih menyala.
“Jangan meninggalkan api yang masih menyala. Pastikan bara sudah benar-benar padam, terutama jika pembakaran dilakukan di dekat rumah,” ujarnya.