Sementara itu, Kepala DP3AP2KB Batang Joko Prasetijo mengatakan pihaknya menyambut baik kunjungan Suyono. Kunjungan tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk menyampaikan kondisi gedung yang selama ini digunakan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Menurut Joko, bangunan kantor DP3AP2KB sudah cukup lama tidak mendapatkan rehabilitasi. Karena itu, pihaknya berharap dapat mengusulkan rehabilitasi berat agar kondisi bangunan dapat dibenahi.
“Mudah-mudahan kita nanti akan ajukan untuk bisa dilakukan rehab berat barangkali ya, karena ini sudah lama tidak mendapatkan rehab,” kata Joko.
Ia mengatakan tim dari Wakil Bupati juga telah melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi bangunan.
Tim tersebut berkeliling dan mendokumentasikan sejumlah bagian gedung sebagai bahan perhatian lebih lanjut.
Joko berharap usulan tersebut dapat memperoleh dukungan anggaran yang memadai. Perbaikan dinilai diperlukan agar kantor DP3AP2KB memiliki bangunan yang lebih representatif untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat.
“Dan mudah-mudahan ke depan mendapatkan anggaran yang cukup untuk membenahi gedung ini dan gedung ini menjadi salah satu gedung yang representatif karena di sini juga melakukan layanan langsung kepada masyarakat,” ujarnya.
Kondisi bangunan dan kualitas pelayanan tersebut menjadi dua hal yang berjalan beriringan. Di satu sisi, DP3AP2KB membutuhkan dukungan sarana yang memadai. Di sisi lain, petugas tetap dituntut memberikan pelayanan terbaik selama proses pembenahan belum terealisasi.
Kunjungan Suyono juga menjadi bagian dari pembinaan kepada jajaran aparatur di lingkungan DP3AP2KB. Selain berdialog dengan pegawai, kunjungan tersebut turut melihat langsung kondisi lingkungan kantor.
Usulan rehabilitasi berat selanjutnya masih membutuhkan proses pengajuan dan dukungan anggaran pemerintah daerah. Hingga saat ini, belum disampaikan besaran anggaran yang dibutuhkan maupun jadwal pelaksanaan rehabilitasi bangunan tersebut.
Bagi DP3AP2KB, pembenahan gedung diharapkan tidak hanya memperbaiki kondisi fisik kantor. Perbaikan juga diarahkan untuk mendukung pelayanan masyarakat yang berhadapan dengan persoalan sensitif, mulai dari persoalan keluarga, pernikahan dini hingga kekerasan.
Dengan demikian, perhatian terhadap bangunan kantor DP3AP2KB tidak berhenti pada persoalan fisik gedung. Sarana yang lebih representatif diharapkan dapat berjalan bersama dengan peningkatan kualitas pelayanan bagi masyarakat Kabupaten Batang.