Vita menegaskan, MBG merupakan program strategis pemerintah yang menyentuh masyarakat secara langsung. Karena itu, keberhasilan program tidak cukup hanya dilihat dari banyaknya makanan yang didistribusikan.
Menurutnya, keamanan makanan harus menjadi bagian utama dari penyelenggaraan program agar manfaat yang diterima masyarakat tidak berubah menjadi risiko kesehatan.
“Kita ingin MBG berhasil. Karena itu, justru ketika muncul persoalan seperti ini, pemerintah harus berani melakukan evaluasi dan pembenahan secara menyeluruh. Jangan sampai keselamatan penerima manfaat dikompromikan oleh persoalan tata kelola atau lemahnya pengawasan,” katanya.
Sebagai anggota Komisi IX DPR RI, Vita menyatakan akan terus mengawal penanganan kasus dugaan keracunan tersebut dan mendorong penguatan sistem keamanan pangan dalam pelaksanaan MBG.
BACA JUGA: Geger Percikan Api Las Ancam Kapal Tambat di Pelabuhan Pati, Polisi Langsung Datangi Pekerja
BACA JUGA: Pengelola SPPG Bawang Minta Maaf, Operasional Off Usai Dugaan Keracunan MBG
“Setiap makanan yang diberikan kepada masyarakat harus membawa manfaat, bukan menimbulkan risiko kesehatan. Kalau ada kelemahan dalam sistem, sekarang saatnya diperbaiki. Jangan menunggu korban berikutnya untuk kembali melakukan evaluasi,” pungkasnya.