Budhi menyebut sejumlah kafe di sekitar pantai mengalami dampak akibat kondisi abrasi yang semakin masif.
Mangrove Jadi Salah Satu Upaya
Pemerintah Kabupaten Batang selama ini melakukan penanaman mangrove sebagai salah satu upaya menghadapi abrasi.
Budhi mengatakan penanaman lebih mudah dilakukan pada pantai umum yang masih memiliki ruang terbuka.
Namun, upaya tersebut menghadapi keterbatasan di kawasan yang telah berkembang menjadi area usaha, termasuk lokasi yang telah berdiri kafe.
“Kalau pantai umum, mungkin masih kelihatan pantainya, kita lakukan gerakan untuk penanaman mangrove,” ujarnya.
Karena itu, penanganan abrasi juga membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.
DKP berkolaborasi dengan komunitas, pelajar, organisasi masyarakat hingga kelompok yang bergerak di bidang kebencanaan untuk melakukan penanaman.
Menurut Budhi, kegiatan tersebut tidak hanya melibatkan kelompok dari Batang. Sejumlah pihak dari wilayah sekitar juga pernah ikut dalam kegiatan penanaman mangrove.
Skema kolaborasi tersebut dilakukan dengan pembagian peran. Pemerintah menyediakan atau menyiapkan mangrove, sementara masyarakat dan komunitas ikut melakukan penanaman.
Perlindungan Pantai Tidak Cukup dengan Vegetasi
Ibnu mengatakan perlindungan pesisir perlu dilakukan dengan berbagai pendekatan sesuai kondisi setiap kawasan.
Selain vegetasi seperti mangrove, perlindungan juga dapat dilakukan menggunakan bangunan pantai, termasuk struktur permanen maupun struktur hibrida.
“Perlu lagi segera ada pemulihan, baik itu dengan vegetasi, penanaman vegetasi, yang kedua juga perlindungan terkait dengan bangunan yang permanen atau hibrid,” katanya.
Menurut dia, perlindungan pantai menjadi penting bukan hanya untuk mempertahankan daratan.
Jika abrasi terus berlangsung tanpa perlindungan, kawasan wisata yang berada di pesisir juga berpotensi terdampak.
“Kalau tidak segera dilindungi atau dilakukan kegiatan perlindungan, nanti takutnya pantainya akan semakin habis. Jadi wisatanya juga akan menurun,” ujar Ibnu.
Ia menyebut adanya informasi mengenai rencana pembangunan tanggul laut sebagai salah satu bentuk perlindungan pesisir ke depan.