Nelayan Batang Dibekali Safety First Sebelum Berlayar, Apa Saja?

Senin 21-09-2026,19:11 WIB
Reporter : Bakti Buwono
Editor : M. Fatkhurohman

Materi keselamatan kemudian diberikan oleh sejumlah narasumber. Salah satunya Arman, SH., MH. dari UPP Kelas III Batang.

Arman menyampaikan materi tentang “Keselamatan Pelayaran Kapal Tradisional”. Materinya membahas kelaikan kapal serta kompetensi nakhoda dan awak kapal.

Peserta juga mendapat materi tentang pemeriksaan cuaca dan rute pelayaran. Kesiapan alat keselamatan darurat turut menjadi bagian dari pembahasan.

Syarif Hidayat, S.St.Pi., M.Pi. dari Pelabuhan Perikanan Klidang Lor juga menjadi narasumber. Ia menyampaikan materi mengenai peran pelabuhan perikanan dalam keselamatan pelayaran.

Materi lain disampaikan Peltu Mar/86899 Pulung Gentono. Anggota TNI-AL Pos Sigandu Batang itu membawakan materi “Keselamatan Melaut”.

Penggunaan life jacket menjadi salah satu materi yang disampaikan. Peserta juga mendapat penjelasan tentang life buoy, sekoci, dan life raft.

Sinyal darurat juga menjadi bagian dari materi keselamatan. Peserta mendapat pemahaman mengenai pencegahan dan pertolongan ketika terjadi keadaan darurat.

Keselamatan juga menjadi perhatian di sekitar kawasan Objek Vital Nasional. 

Kasatpolairud Polresta Batang Kompol Toto Hadi Prayitno menjadi salah satu narasumber.

Ia menyampaikan materi mengenai keselamatan perairan di sekitar Objek Vital Nasional. Materinya mencakup pengawasan aktivitas perairan dan patroli jalur laut.

Patroli juga dilakukan di sekitar dermaga khusus PLTU Batang. Penegakan aturan di area terbatas turut menjadi bagian pembahasan.

Dalam kondisi darurat, koordinasi antarpihak juga diperlukan. Karena itu, masyarakat perlu memahami batas area operasional di kawasan tersebut.

Nelayan juga diimbau tidak beraktivitas terlalu dekat dengan fasilitas tertentu. Salah satunya pipa pengambilan air laut atau water intake.

Area sekitar dermaga juga perlu menjadi perhatian nelayan. Langkah tersebut bertujuan mengurangi risiko kecelakaan di wilayah operasional.

Ketua HNSI Kabupaten Batang Teguh Tarmujo menyambut kegiatan tersebut. Menurut dia, keselamatan menjadi persoalan penting bagi nelayan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Bhimasena Power Indonesia, UPP Kelas III Batang, serta seluruh pihak terkait atas terselenggaranya kegiatan keselamatan pelayaran ini,” ujarnya.

Kategori :