BATANG, diswayjateng.id - Istilah pabrik Artificial Intelligence (AI) untuk rencana investasi teknologi di KEK Industropolis Batang lebih tepat sebagai data center.
PT Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) atau KEK Industropolis Batang. menyebut infrastruktur yang tengah dibidik investor lebih tepat disebut sebagai data center.
Minat terhadap sektor tersebut bahkan mendorong pengelola kawasan menyiapkan lahan khusus sekitar 100 hektare.
Kepala Departemen Corporate Communication PT KITB, Tanya Liwail Chamdy, mengatakan saat ini sudah ada dua perusahaan data center yang dinyatakan positif masuk ke kawasan tersebut.
BACA JUGA: Foodtruck, Cara Desa di Gringsing Tangkap Peluang di Megahnya KEK Industropolis Batang
BACA JUGA: Nikmati Seni Budaya, 10 Ribu Orang Tumpah di Amphitheater KEK Industropolis Batang
“Sebenarnya sih bukan pabrik AI ya kalau sebutannya. Data center lebih tepatnya. Data center,” kata Tanya, Rabu 16 September 2026.
Menurut Tanya, selain dua perusahaan yang sudah dinyatakan positif, masih terdapat sejumlah pipeline investasi data center. Namun, identitas perusahaan dan rincian luas lahan belum dapat disampaikan ke publik.
Hal tersebut berkaitan dengan proses bisnis serta kerahasiaan informasi yang dijaga oleh calon investor.
“Saat ini, kita memang sudah ada beberapa pipeline yang mau masuk, tapi kebetulan kalau data center ini kan memang industri yang apa ya? Mereka kan menjaga betul confidential dari klien-kliennya,” ungkapnya.
BACA JUGA: KEK Industropolis Batang Siapkan Talent Pipeline, Beasiswa China jadi Jalan Cetak SDM Lokal
BACA JUGA: Bupati Batang Jemput Trans Jateng 2028, Integrasikan KEK Industropolis dengan Wisata
Karena itu, PT KITB belum dapat menyebutkan nama perusahaan maupun luas lahan yang akan digunakan masing-masing investor.
“Jadi memang kami masih belum bisa nyebut namanya, meskipun nanti luas lahannya, karena nanti pengaruh ke ini, pengaruh ke proses bisnisnya dia,” ujarnya.
Tanya memastikan dua perusahaan telah menyatakan kepastian untuk mengambil lahan di kawasan industri tersebut.