Puluhan Tim Adu Gengsi di GBF Mobile Legends Cup

Minggu 06-09-2026,12:14 WIB
Reporter : Teguh Supriyanto
Editor : Ismail F

BREBES, diswayjateng.id – Tim Petualang Sejati asal Purwokerto sukses keluar sebagai juara pertama Mobile Legends GBF Cup 2026 setelah menyingkirkan puluhan tim peserta dalam kompetisi esports yang menjadi bagian dari rangkaian GBF Gaya Baru 2026.

Kompetisi tersebut diikuti 33 tim dari Bumiayu dan sejumlah daerah di luar kota. Masing-masing tim diperkuat lima pemain utama dan satu pemain cadangan.

Mobile Legends GBF Cup 2026 secara resmi dibuka di Panggung Utama Gebyar Bumiayu Fair (GBF), Sabtu (5/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi salah satu agenda yang memberikan ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan minat dan kemampuan di bidang esports.

Persaingan antartim berlangsung untuk memperebutkan posisi terbaik dalam kompetisi tersebut. Hasil akhirnya, Tim Petualang Sejati dari Purwokerto berhasil mengamankan gelar juara pertama. Sedangkan posisi juara kedua ditempati Tim Infinix yang merupakan tim asal Bumiayu.

BACA JUGA:Grand Final Esports Kapolres Tegal Cup 2026 Meriah, 270 Peserta Adu Prestasi

BACA JUGA:Kapolres Tegal Esports Series 2026 Season 1 Digelar Serentak, Wadah Kreativitas Generasi Muda

Pembukaan kompetisi turut dihadiri Wakil Ketua Umum KONI Kabupaten Brebes Muhamad Nur Hidayat dan perwakilan E Sports Indonesia (ESI) Kabupaten Brebes Rizka Andy Nurrizal.

Ketua Umum GBF 2026 Edi Riyanto mengapresiasi penyelenggaraan kompetisi tersebut. Menurut dia, esports dapat menjadi wadah positif bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan sekaligus membangun jiwa sportivitas.

"Sangat mengapresiasi kegiatan yang positif untuk meningkatkan potensi dan jiwa sportivitas dikalangan Gen Z di Bumiayu dan sekitar," ujar Edi.

Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara Mobile Legends GBF Cup 2026 Jefry Arsya Robby mengatakan, esports saat ini telah menjadi cabang olahraga resmi yang tergabung dalam KONI. Karena itu, dia berharap masyarakat, khususnya orang tua, tidak lagi melihat permainan gim online hanya sebagai aktivitas hiburan semata.

"Esports ini sudah menjadi cabang Olahraga resmi yang tergabung di dalam KONI, berharap bahwa orang tua dan masyarakat tidak perlu khawatir anaknya kecanduan Game Online, karena sudah ada wadah resmi sebagai saluran untuk mengembangkan hobi yang positif sehingga bisa menciptakan atlet berprestasi ditingkat Nasional bahkan Internasional," kata Jefry.

Menurut Jefry, keberadaan wadah dan kompetisi resmi menjadi bagian penting dalam mengarahkan minat generasi muda agar dapat berkembang menjadi prestasi. Pemain yang memiliki kemampuan juga berpeluang mendapatkan pembinaan dan mengikuti jenjang kompetisi yang lebih tinggi.

BACA JUGA:128 Tim Adu Strategi, Lomba Esport Antar Pelajar Kabupaten Tegal Digelar

Gelar juara yang diraih Tim Petualang Sejati sekaligus menambah warna dalam rangkaian GBF Gaya Baru 2026. Kompetisi tersebut menjadi bukti bahwa esports kini tidak hanya berkembang sebagai hiburan, tetapi juga menjadi ruang kompetisi dan pembinaan bagi generasi muda. 

Kategori :