Khusus Klidang Lor, pemerintah melihat peluang menjadikannya sebagai semacam rest area. Kawasan tersebut dinilai memiliki lahan yang memungkinkan untuk menampung kendaraan wisatawan.
Bus wisata menuju Sigandu nantinya diharapkan dapat singgah di kawasan tersebut. Pengunjung juga dapat membeli produk olahan ikan dan hasil perikanan dari nelayan setempat.
Produk segar hasil tangkapan nelayan juga dapat ditawarkan kepada wisatawan. Dengan konsep tersebut, aktivitas ekonomi nelayan diharapkan ikut bergerak.
Pemerintah desa juga telah diajak berkoordinasi mengenai pengembangan wisata bahari. Salah satu gagasannya adalah menyediakan perahu untuk wisata susur sungai.
Wisatawan nantinya dapat memilih perahu biasa atau aktivitas menggunakan perahu dayung. Konsep tersebut masih dalam tahap koordinasi bersama pemerintah desa.
Pengembangan itu diharapkan menjadi sumber pendapatan tambahan bagi masyarakat. KNMP dengan demikian tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas perikanan.
Namun, seluruh rencana tersebut tetap bergantung pada realisasi pembangunan. Untuk saat ini, dua lokasi sudah bergerak, sementara dua lokasi lainnya masih menunggu kabar dari kementerian.