BOYOLALI, diswayjateng.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Boyolali menemukan kasus dugaan keracunan bersumber dari Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMP Negeri 6. Selain SMP Negeri 6, ditemukan juga kasus serupa di SMP Negeri 2 Boyolali yang mengeluhkan sakit.
Sebelumnya, Kepala Dinkes Boyolali, FX Kristandyoko mengaku mendapat laporan kejadian dugaan keracunan MBG. Ada pun sumber makanan diduga berasal dari dapur MBG SPPG Siswodipuran 2 dengan menu yang disajikan yakni nasi putih, sop (makaroni, jamur, wortel, ayam iris), tahu pong dan buah kelengkeng. Selain itu, di SMP Negeri 2 Boyolali diduga sumber keracunan adalah daging yang telah berbau.
Belum ada angka pasti berapa siswa-siswi yang mengalami keracunan mengingat korban masih terus bertambah. Namun, Dinkes Boyolali juga telah mendapat pemberitahuan terkait kepastian keracunan di SMP 6 langsung dari SPPG Siswodipuran 2.
Dinkes Boyolali telah mengambil langkah cepat diantaranya mengambil sampel menu makanan. Tim kesehatan Puskesmas Boyolali I langsung meluncur ke SMP Negeri 6 Boyolali.
BACA JUGA: Pabrik Tahu di Boyolali Ludes Terbakar, Kerugian Diperkirakan Hanya Rp10 Juta
BACA JUGA: Warga Karanggede Boyolali Dibekuk Polisi, Simpan 523 Butir Obat Berlogo Y Siap Edar
"Sampel menu makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan telah kita kirim ke Laboratorium Kesehatan (Labkesmas) di Semarang untuk dilakukan penelitian termasuk pemeriksaan kesehatan dan penyelidikan epidemiologi," ungkap FX Kristandyoko, seperti dikutip dari detikcom, Jumat 21 Agustus 2026.
Hasil pendataan sementara Tim kesehatan Puskesmas Boyolali menyebutkan, siswa-siswi yang mengalami ketahuan di SMPN 6 terdapat 96 anak. Sebagia besar para siswa-siswi mengeluh sakit perut usai menyantap menu MBG dari SPPG Siswodipuran 2.
"Sebagai besat siswa mengeluhkan mual, perut melilit dan diare. Saat periksaan melibatkan tim dokter dan kesehatan dari Puskesmas Boyolali," terangnya.
BACA JUGA: Polres Boyolali Tekankan Pelajar Tidak Mudah Terprovokasi Ajakan Tawuran
BACA JUGA: Truk Muatan 20 Ton Kapas Masuk Jurang di Boyolali, Sopir Tewas Terjepit Antara Kabin
Ditambahkan Camat Boyolali Ning Martuti bahwa, selain siswa ada juga 4 guru dan 1 TU yang mengeluhkan sakit. Ia juga menambah, selain di SMP Negeri 6 kasus keracunan diduga juga terjadi di SMP Negeri 2 Boyolali.