REMBANG, diswayjateng.id — Kebakaran terjadi sebuah kandang jerami milik warga di Dukuh Kanung RT 2 RW 4, Desa Tlogotunggal, Kecamatan Sumber, Kabupaten Rembang, Selasa 18 Agustus 2026.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran BPBD Kabupaten Rembang, Erwin Rahadyan, mengkonfirmasi bahwa kejadian tersebut diduga kuat dipicu oleh sisa-sisa pembakaran kotoran sapi di daerah sekitarnya.
"Laporan pertama kali kami terima dari seorang warga bernama Ibu Ika pada pukul 07.35 WIB. Personel langsung meluncur tiga menit berselang dan tiba di lokasi kejadian pada pukul 07.42 WIB," ujar Erwin.
BACA JUGA: Temuan Bayi Perempuan di Bengkel Mobil Gegerkan Warga Ketanen Pati
BACA JUGA: Akal-akalan Pengadara Motor Hindari Razia Pajak : Angka 2 Jadi 7 Berkat Scotlite
Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), petugas menemukan kobaran api masih membakar bagian belakang kandang jerami milik Tukul (70).
Menurut dia, kronologi berawal saat pemilik rumah melihat api membesar dari arah belakang kandang. Lantaran panik, ia segera meminta bantuan warga setempat sebelum melaporkannya ke pihak Damkar.
Untuk mengatasi kobaran api, BPBD Kabupaten Rembang mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit mobil tangki air ke lokasi.
“Petugas langsung melakukan penyisiran, pengecekan, serta penanganan pemadaman api agar api tidak merembet ke bangunan pemukiman lain,” kata Erwin.
BACA JUGA: Polresta Pati Usut Kasus Penemuan Bayi Perempuan di Bengkel Mobil Ketanen
BACA JUGA: VIRAL!!, Plt Bupati Pati Salah Ucap Sila Kedua Pancasila Saat Upacara HUT Ke-81 RI
Proses pemadaman hingga pendinginan dinyatakan selesai pada pukul 08.51 WIB. Setelah memastikan kawasan aman dan memberikan edukasi pencegahan kebakaran kepada warga sekitar, tim armada kembali ke posko pada pukul 09.45 WIB.
Erwin memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut. Kendala di lapangan pun melaporkan nihil berkat sinergi cepat antara personel BPBD Bidang Damkar Rembang, Polsek Kaliori, Koramil Kaliori, Pemerintah Desa Tlogotunggal, serta swadaya masyarakat setempat.
Akibat kebakaran musibah ini, kerugian materiil yang dialami pemilik kandang ditaksir mencapai sekitar Rp5.000.000.