Program ini juga menjadi bagian dari komitmen Pemkab Batang dalam memperluas akses pendidikan yang inklusif. Bantuan diberikan tanpa membedakan status sekolah sehingga seluruh peserta didik baru memperoleh hak yang sama.
Kebijakan tersebut disambut positif para siswa. Salah satunya Iqbal, pelajar SMP Negeri 2 Tulis, yang mengaku senang menerima seragam baru dari pemerintah daerah.
"Saya sangat senang mendapat seragam gratis. Ini sangat membantu orang tua saya karena kebutuhan sehari-hari memang cukup berat. Dengan seragam baru ini saya jadi lebih semangat bersekolah dan belajar dengan tekun," ungkapnya.
Bagi banyak keluarga, bantuan seragam memang menjadi pengeluaran yang cukup besar setiap awal tahun ajaran. Kehadiran program ini diharapkan dapat mengurangi beban tersebut sehingga orang tua dapat mengalokasikan kebutuhan lain bagi pendidikan anak.
Melalui program seragam sekolah gratis, Pemkab Batang berharap tidak hanya membantu ekonomi masyarakat, tetapi juga membangun semangat belajar yang lebih tinggi.
Dengan kesempatan yang setara sejak hari pertama sekolah, diharapkan semakin banyak generasi Batang yang tumbuh berprestasi dan siap menghadapi masa depan.