Sinergi Bojongbata: Jalan Berlubang Langsung Tambal, TPS Kini Lebih Rapi

Kamis 09-07-2026,18:00 WIB
Reporter : Agus mutaalimin
Editor : Wawan Setiawan

PEMALANG, diswayjateng.id – Pelayanan publik yang responsif terus digalakkan di Kelurahan Bojongbata, Kecamatan Pemalang. Kelurahan dengan gerbang utama di Jalan Gatot Subroto dan dihuni sekitar 16.472 jiwa (5.349 KK) ini, sukses mengeksekusi dua program prioritas sekaligus di awal Juli ini: perbaikan infrastruktur jalan dan penataan tempat pembuangan sampah (TPS).

 

Langkah taktis ini merupakan tindak lanjut nyata dari usulan yang dilayangkan pihak kelurahan ke Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Pemalang sekitar dua bulan lalu.

 

Lurah Bojongbata, Mirza Agus Faishal SSTP MAP, mengungkapkan rasa syukurnya atas respons cepat dari instansi terkait. Salah satu titik krusial yang langsung tertangani adalah kerusakan di Jalan Insinyur Sutami.

 

BACA JUGA:KPK Ungkap Area Rawan Korupsi di Hadapan DPRD dan Pemkab Pemalang

 

"Alhamdulillah, laporan kami terkait jalan berlubang langsung mendapat respons cepat dari DPU. Hari ini (Kamis, 9 Juli), lubang-lubang jalan di Jalan Ir Sutami yang cukup membahayakan warga sudah selesai ditambal," ujar Mirza saat ditemui di ruang kerjanya.

 

Mirza mengapresiasi gerak cepat DPU Pemalang dan memastikan bahwa pembenahan infrastruktur lainnya, termasuk perbaikan gorong-gorong, akan dilakukan secara bertahap. "Terima kasih kepada DPU. Untuk jalan lainnya, insyaallah akan kami tangani menyusul," imbuhnya.

  Tidak hanya fokus pada jalan raya, Kelurahan Bojongbata juga bergerak cepat membenahi masalah klasik perkotaan: sampah. Menindaklanjuti arahan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pemalang, pihak kelurahan kini menerapkan sistem pengawasan ketat di TPS Bojongbata (Ujungbatang).

 

BACA JUGA:7 Bulan Keliling Asia Bawa Misi Perdamaian, Pesepeda Wanita Iran Disambut Hangat di Pemalang

 

Sejak minggu keempat Juni lalu, pihak kelurahan telah menunjuk seorang warga lokal untuk bertindak sebagai operator resmi TPS. Tugasnya terbilang krusial, mulai dari merapikan tumpukan sampah, mengarahkan pembuangan, hingga mengedukasi warga.

 

Hasilnya, per hari ini kondisi TPS terpantau aman, stabil, dan tidak lagi mengganggu estetika maupun pengguna jalan.

 

"Dulu sampah sering meluber ke jalan dan memicu bau menyengat. Sekarang operator bertugas mengarahkan masyarakat—termasuk para tukang becak sampah—agar membuang sampah benar-benar masuk ke dalam bak TPS, bukan asal lempar," tegas Lurah yang baru menjabat selama enam bulan ini.

  Setelah urusan infrastruktur jalan dan kebersihan mulai terurai, Mirza mengaku kini tengah bersiap membidik program prioritas selanjutnya, yaitu sektor keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

 

"Untuk persoalan keamanan dan ketertiban, saat ini kami terus berkoordinasi dan menunggu kabar serta masukan terbaru dari berbagai pihak. Baik itu dari elemen masyarakat, ormas, maupun jajaran pemerintah di atas kami," pungkasnya.

 

 

 

 

Kategori :