BATANG, diswayjateng.id - Hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat SMP tahun 2026 di Kabupaten Batang menjadi perhatian serius Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud).
Rerata nilai siswa dinilai masih belum memuaskan.
Mata pelajaran Matematika menjadi yang paling rendah dibanding pelajaran lain.
Kepala Seksi Kurikulum SMP Disdikbud Kabupaten Batang, Eko Sugianto, mengatakan TKA tahun ini merupakan pelaksanaan pertama dengan standar pengukuran nasional.
BACA JUGA: Dari Status WhatsApp, Pasangan Muda Batang Rintis Dimsum Online Didukung Transaksi BRImo
BACA JUGA: Efek KIT Batang, Apa Saja Peluang Usaha yang Potensi Cuan di Gringsing ?
Karena itu, hasil yang muncul menjadi bahan evaluasi penting bagi sekolah maupun pemerintah daerah.
“Ini memang baru pertama kali kita menggunakan acuan pengukuran secara nasional,” kata Eko, Jumat 29 Mei 2026.
Menurut dia, hasil TKA tahun ini menunjukkan kemampuan akademik siswa masih perlu diperkuat.
Terutama pada mata pelajaran Matematika.
BACA JUGA: Jalur Dieng via Bawang Batang Dipadati Wisatawan, Polisi Ingatkan Bahaya Rem Blong
BACA JUGA: Di Batang, Limbah Bisa Serap Tenaga Kerja di Aulia Nabila Craft
Eko menyebut rerata nilai Matematika siswa SMP di Batang masih berada di kisaran angka 40.
Sementara nilai Bahasa Indonesia sudah mencapai kisaran 60.
“Kalau Bahasa Indonesia sudah di kisaran angka 60-an, tetapi Matematika memang masih sekitar 40,” jelasnya.