BOYOLALI, diswayjateng.id - Sebanyak
17 Biksu Thudong sempat beristirahat di Abhayagiri Samudra Bakti Temple, Wonosari, Kemiri, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Kamis 28 Mei 2026.
Sebelum melanjutkan perjalanan ke Klaten pada Jumat 29 Mei 2026 esok, rombongan 17 Biksu Thudong berasal dari Jawa Tengah, Jawa Timur (Ngawi), Nusa Tengara Barat (Lombok) dan Sumatera yakni Lampung dan Medan sempat beristirahat di Vihara Veluvana Kompleks Sekolah Tinggi Ilmu Agama Buddha (STIAB) Smaratungga, Kaligentong, Gladagsari, Ampel, Boyolali, Rabu 27 Mei 2026.
Sepanjang perjalanan, masyarakat umum hingga umat Buddha menyambut para biksu dengan menabur bunga mawar serta memberikan minuman dan makanan.
Dan menjelang petang, para biksu mendapatkan kesempatan kaki mereka dibasu oleh sejumlah mahasiswa kampus menggunakan air bunga.
BACA JUGA: Biksu Thudong Singgah di Masjid Al Falah Genuk, Semarang Kirim Pesan Kuat Toleransi untuk Indonesia
Kepada sejumlah wartawan di STIAB Smaratungga, perwakilan rombongan Biksu Thudong mengaku perjalanan dikemas dalam 'Walk for Peace' sejak 20 Mei 2026 dari Candi Sima Jepara, akan berakhir di Candi Sewu, Klaten yang dijadwalkan pada 31 Mei 2026.
"Kami ingin menggaungkan nilai positif. Maka kami mengambil tema Walk for Peace, jalan damai. Kita semua pasti ingin hidup damai, hidup bahagia," ujar Biku Aggacitto.
Menurut dia, Walk for Peace juga menjadi simbol ajakan memperkuat toleransi di tengah kondisi global yang dinilai tidak baik-baik saja.
BACA JUGA: Bhikkhu Thudong Tiba di Semarang, Gus Yasin Sebut Simbol Toleransi Jelang Waisak 2026
BACA JUGA: Pengabdian Guru Sitimah Selama 22 Tahun, Tempuh Perjalanan Boyolali Kudus 180 KM Demi Mengajar Muridnya
"Perjalanan ini kamu lakukan sepenuhnya dengan berjalan kaki sebagai bentuk kesadaran dan keikhlasan," ujarnya.
Dua Rombongan
Menjelang puncak perayaan Waisak, sebenarnya terdapat dua rombongan biksu Thudong.
Masing-masing, selain 17 Biksu Thudong dari Jepara, ada juga rombongan Biksu dari Malaysia, Thailand, Laos, dan Indonesia sebanyak 58 orang.
Puluhan biksu Thudong lintas negara itu yang melakukan perjalanan spiritual berjalan kaki (thudong) dari Bali menuju Candi Borobudur, Magelang, sempat singgah di Klaten.
BACA JUGA: Warga Andong Boyolali Tolak Beroperasinya Gerai Miras, Bubuhkan Tanda Tangan Sebagai Penyataan Sikap
BACA JUGA: Kloter Pertama Calhaj Asal Kabupaten Tegal Tiba di Asrama Haji Donohudan Boyolali
Namun, dua rombongan Biksu Thudong ini dengan tujuan berbeda. Rombongan dari Kabupaten Jepara, dengan tujuan ke Candi Sewu, Klaten.
Sedangkan, sedangkan rombongan biksu Thudong dari Bali menuju ke Borobudur.