Penumpang Stasiun Batang Melonjak 88,4 Persen Jelang Idul Adha

Selasa 26-05-2026,13:10 WIB
Reporter : Bakti Buwono
Editor : Laela Nurchayati

BATANG, diswayjateng.id — Lonjakan penumpang terjadi di Stasiun Batang menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang mencatat kenaikan mobilitas masyarakat hingga 88,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Pada Selasa 26 Mei 2026 s, jumlah penumpang di Stasiun Batang mencapai 466 orang, terdiri atas 179 penumpang naik dan 287 penumpang turun.

“Peningkatan yang cukup tinggi di Stasiun Batang ini menunjukkan semakin meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api, khususnya dalam mendukung mobilitas pada momen hari besar keagamaan,” ujar Manager Humas Daop 4 Semarang, Luqman Arif.

Data KAI Daop 4 Semarang menunjukkan total volume penumpang di Stasiun Batang selama periode 23 hingga 26 Mei 2026 mencapai 1.707 penumpang.

BACA JUGA: Jadi Tempat Parkir, DPUPR Batang Minta Indomaret Fresh Kembalikan Trotoar

BACA JUGA: Musancab PDI Perjuangan Batang Ricuh, Kader Walkout Lepas Seragam

Jumlah tersebut naik tajam dibanding periode jelang Idul Adha tahun sebelumnya pada 2 sampai 5 Juni 2025 yang hanya mencatat 906 penumpang.

Luqman menyebut kenaikan hampir dua kali lipat itu memperlihatkan semakin kuatnya posisi transportasi kereta api sebagai pilihan utama masyarakat.

Terutama untuk perjalanan jarak menengah maupun antarkota saat momentum libur panjang.

Sejumlah kota tujuan favorit penumpang dari Stasiun Batang selama periode Idul Adha antara lain Pasar Senen Jakarta, Purwokerto, Solo Balapan, hingga Tegal.

BACA JUGA: Satpolairud Ungkap Kronologi ABK Asal Batang Meninggal di Perairan Jepara

BACA JUGA: Kerennya Gen Z SMPN 4 Batang Bikin Ketoprak hingga Main Gamelan Sendiri

Sementara kereta api yang paling banyak dipilih masyarakat meliputi KA Kaligung, KA Menoreh, KA Kamandaka, dan KA Joglosemarkerto.

KAI menilai Stasiun Batang kini mulai memainkan peran strategis sebagai titik penghubung mobilitas masyarakat di wilayah pesisir utara Jawa.

Selain mendukung perjalanan warga Batang, stasiun tersebut juga menjadi simpul transportasi penting yang menghubungkan berbagai kota besar di Pulau Jawa.

Kategori :