Di sektor kesehatan, pemerintah juga memperluas akses layanan melalui program cek kesehatan gratis berkala bagi masyarakat.
Langkah itu dipandang penting agar seluruh warga mendapatkan hak layanan kesehatan yang layak tanpa terkecuali.
“Kesehatan adalah hak mendasar, dan melalui jaminan layanan medis yang merata ini, kita ingin memastikan tidak ada satu pun warga yang luput dari perhatian negara,” kata Amir.
Selain pendidikan dan kesehatan, penguatan ekonomi desa juga menjadi perhatian utama. Amir menekankan pentingnya optimalisasi peran Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebagai motor baru penggerak ekonomi masyarakat desa.
Menurutnya, keberadaan koperasi tersebut diharapkan mampu mempermudah akses permodalan, distribusi hasil panen, penyediaan kebutuhan pokok, hingga pupuk dengan harga terjangkau bagi masyarakat.
“KDMP bukan sekadar koperasi biasa, tetapi instrumen penting untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat dari bawah,” imbuhnya.
Menutup amanatnya, Amir mengajak seluruh aparatur pemerintah, praktisi, hingga kalangan pemuda untuk ikut mengawal dan menyukseskan berbagai program strategis tersebut agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
“Dengan sinergi yang kokoh di tingkat daerah, kita optimistis berbagai program strategis ini mampu menjadi motor penggerak utama menuju Kabupaten Tegal yang maju, mandiri, dan berdaulat,” pungkasnya.