Dubes Palestina Datang ke Tegal, Gerbang Beasiswa Dibuka di Tengah Dentuman Perang

Jumat 15-05-2026,09:45 WIB
Reporter : Yeri Noveli
Editor : Laela Nurchayati

SLAWI, diswayjateng.com - Kunjungan resmi Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Abdalfatah A.K. Alsattari ke Kabupaten Tegal bukan sekadar agenda diplomatik biasa. Di tengah luka perang yang belum reda di Palestina, harapan baru justru disampaikan dari Rumah Dinas Bupati Tegal.

Palestina ingin membuka gerbang diplomasi lebih luas, termasuk menjajaki beasiswa pendidikan bagi mahasiswa Palestina untuk belajar di Tegal.

Dalam pertemuan hangat bersama Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman, Kamis (14/5/2026), Dubes Palestina melalui penerjemahnya menyampaikan rasa hormat dan apresiasi atas dukungan luar biasa masyarakat Indonesia, khususnya warga Kabupaten Tegal, terhadap perjuangan kemerdekaan Palestina.

“Kami ingin membuka hubungan yang lebih luas. Harapannya ke depan ada kerja sama konkret, termasuk peluang beasiswa bagi mahasiswa Palestina untuk belajar di Tegal agar membantu mencerdaskan generasi bangsa kami yang saat ini menghadapi situasi sulit,” ujarnya.

Kunjungan tersebut menjadi momen spesial karena merupakan lawatan resmi pertama sang Dubes ke luar kota di Pulau Jawa sejak menjabat pada Januari lalu. Kehadiran delegasi Palestina disambut langsung Bupati Tegal bersama jajaran terkait dan organisasi Wanita Muslimah Indonesia (WMI).

Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Selain membahas agenda kemanusiaan, Pemerintah Kabupaten Tegal juga memperkenalkan berbagai potensi daerah kepada delegasi Palestina. 

Mulai dari kuliner khas sate kambing muda, nasi bogana hingga destinasi wisata andalan Guci.

Bupati Ischak mengatakan, kunjungan ini bukan hanya soal diplomasi, tetapi juga bentuk ikatan kemanusiaan yang selama ini terus dijaga masyarakat Kabupaten Tegal terhadap Palestina.

“Kami merasa sangat terhormat menerima kunjungan Bapak Duta Besar. Ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kabupaten Tegal. Selain silaturahmi, kami juga memperkenalkan potensi daerah sekaligus membuka jalur kerja sama kemanusiaan dan pendidikan,” kata Ischak.

Menurutnya, solidaritas warga Kabupaten Tegal terhadap Palestina selama ini sangat kuat. Berbagai bantuan kemanusiaan terus disalurkan melalui Baznas, disertai doa yang tidak pernah putus untuk rakyat Palestina.

“Tadi Pak Dubes juga menyampaikan kondisi terkini di sana. Tentu kita berharap saudara-saudara kita di Palestina segera mendapatkan kedamaian dan keamanan seperti yang kita rasakan di Indonesia,” imbuhnya.

Di sisi lain, Founder sekaligus Ketua Umum Wanita Muslimah Indonesia yang juga putra asli Tegal menjelaskan, dipilihnya Tegal sebagai lokasi pertama kunjungan Dubes Palestina bukan tanpa alasan. Ada kedekatan emosional yang kuat dengan masyarakat Tegal yang selama ini aktif menunjukkan solidaritas bagi Palestina.

Usai agenda di pendapa rumah dinas, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan bakti sosial di Desa Cawitali, Kecamatan Bumijawa, Jumat (15/5/2026).

Delegasi Palestina juga dijadwalkan bermalam di kawasan wisata Guci untuk menikmati potensi wisata air panas andalan Kabupaten Tegal. 

Kategori :