Muscab IX PPP Dapil Jateng 10 Dipusatkan di Batang, Target Kursi DPRD Naik di 2029

Minggu 03-05-2026,15:01 WIB
Reporter : Bakti Buwono
Editor : Laela Nurchayati

BATANG, diswayjateng.com – Konsolidasi politik dipercepat, Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan Jawa Tengah menegaskan Musyawarah Cabang (Muscab) harus menjadi titik awal kerja elektoral menuju Pemilu berikutnya.

Wakil Ketua DPW PPP Jateng, Istajib, meminta seluruh DPC di Daerah Pemilihan (Dapil) 10 segera bergerak cepat usai pembentukan kepengurusan baru.

Hal itu dikemukakannya pada Musyawarah Cabang IX Partai Persatuan Pembangunan Dapil Jawa Tengah X (Kabupaten Batang, Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Pemalang dan Kota Pekalongan) yang digelar di Hotel Dewi Ratih.

Empat daerah yang masuk Dapil 10 meliputi Kabupaten Batang, Kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan, dan Pemalang.

BACA JUGA: Di Balik Video Panas Bandar Batang, Ada Iming Iming Rp220 juta

BACA JUGA: Kantor Bupati jadi Tempat Lelang Ikan, Ini Serunya Festival Gemarikan Batang 2026

“Setelah Muscab selesai, langsung konsolidasi ke tingkat PAC dan ranting, lalu siapkan tahapan pemilu berikutnya,” tegasnya, Minggu 3 Mei 2026.

Ia menekankan kerja politik tidak boleh berhenti di forum Muscab, tetapi harus berlanjut pada kerja elektoral yang konkret di lapangan.

Target partai pun dipasang realistis namun progresif.

Di Pemalang, kursi DPRD yang saat ini berjumlah tujuh ditargetkan meningkat, sementara Batang yang memiliki lima kursi juga diproyeksikan naik.

BACA JUGA: Saat FABA Jadi Pemantik Kehidupan Baru di Laut, Hiu Paus hingga Lumba-lumba Muncul di Perairan Batang

BACA JUGA: Wakil Bupati Batang Takziah Diva Maelisa, Dorong Penuntasan Kasus

“Harapannya seluruh daerah di Jawa Tengah bisa mengalami kenaikan kursi,” ujarnya.

Model Muscab serentak yang menggabungkan beberapa daerah dinilai sebagai strategi efisiensi sekaligus percepatan konsolidasi.

Dengan pola ini, satu forum mampu menjangkau hingga tujuh DPC sekaligus tanpa berlarut-larut dalam proses administratif.

Kategori :