"Masyarakat saat ini didominasi generasi milenial dan Gen Z, sehingga Polres Semarang menghadirkan pelayanan yang lebih terbuka serta berbasis digitalisasi," ungkapnya.
Dukungan masyarakat dinilai menjadi faktor kunci dalam kelancaran tugas kepolisian. Hubungan yang baik antara masyarakat dan aparat akan menciptakan situasi yang kondusif.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kolaborasi antar stakeholder guna menghadirkan pelayanan yang responsif, cepat, dan tepat sasaran.
"Peran orang tua juga sangat penting dalam mengawasi anak, terutama di era media sosial yang memiliki pengaruh besar dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.
BACA JUGA: Pelajar SMP di Bawang Diduga Jadi Korban Asusila, Terlapor Tetangga Sendiri
Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha SH. MH., turut menyampaikan bahwa komunikasi Forkopimda selama ini berjalan harmonis.
Hal ini tercermin dari keberhasilan pengamanan selama bulan Ramadhan hingga perayaan Idul Fitri 1447 H.
"Pemerintah Kabupaten Semarang, lanjutnya, akan terus memberikan dukungan penuh kepada TNI dan Polri dalam pelayanan kepada masyarakat," tanda dia.
Dirbintibmas Korbinmas Baharkam Polri Brigjen Pol. M. Rudy Syafirudin SIK. SH., menyampaikan harapannya agar berbagai inovasi Polri dalam menjaga kamtibmas terus dikembangkan.
Ia juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Semarang atas perhatian terhadap peran Bhabinkamtibmas dan Babinsa di wilayah masing-masing.
BACA JUGA: Teken MoU dengan Kejari, Bupati Tegal Kunci Kebijakan dari Jerat Hukum
Dalam sesi dialog interaktif, sejumlah warga menyampaikan pertanyaan dan aspirasi. Rinda, pelajar dari SMA 1 Bergas, menanyakan terkait tingkat kasus pencurian kendaraan bermotor di Kabupaten Semarang.
Menanggapi hal tersebut, pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kendaraan yang terparkir serta memanfaatkan layanan darurat 110 guna mempercepat pelaporan.