Kartini Jalanan, Ojol Single Mom yang Berhasil Mengantar Anaknya Jadi TNI

Senin 20-04-2026,14:26 WIB
Reporter : Yeri Noveli
Editor : Laela Nurchayati

Putranya, Serda Nathanael Arie Zeta Lumowa, kini bertugas di Yonif TP 937/Satria Kalijaga, Demak, setelah melalui tiga kali percobaan seleksi.

“Alhamdulillah, anak saya lolos menjadi TNI tanpa biaya pada tahun 2025 lalu. Memang saya tidak punya uang untuk itu,” ucapnya dengan senyum bangga.

Perjalanan itu tentu tidak mudah. Agnes pernah menjadi korban order fiktif hingga harus menanggung kerugian Rp125 ribu.

Ia juga pernah mengalami motor mogok di tengah sawah saat senja, hingga menghadapi penumpang yang bersikap tidak pantas.

“Saya pernah turunkan penumpang di jalan karena sudah keterlaluan. Itu risiko, tapi saya harus jaga diri,” ungkapnya tegas.

Selama sembilan tahun menjadi ojol, Agnes telah terbiasa menghadapi panas, hujan, hingga dinginnya malam. Ia biasanya mulai bekerja pukul 10.00 WIB hingga maksimal pukul 23.00 WIB. Namun, jika tak ada order, ia memilih pulang untuk menjaga ibunya.

Di balik kerasnya kehidupan, Agnes menyimpan mimpi yang belum sempat terwujud: menjadi seorang arsitek. Namun ia memilih menerima jalan hidupnya dengan lapang dada.

“Ini takdir saya. Saya jalani saja dengan syukur,” ucapnya pelan.

Di momen Hari Kartini, Agnes menyampaikan pesan sederhana namun sarat makna, khususnya bagi para ibu tunggal.

“Harus tetap kuat. Cari rezeki yang halal, jangan instan. Percaya, kalau kita berusaha baik, hasilnya juga baik pula,” pesannya.

Agnes adalah Kartini masa kini. Bukan dengan kebaya atau pidato, melainkan dengan helm, jaket, dan setang motor. Dari jalanan Slawi, ia membuktikan bahwa cinta seorang ibu mampu menembus segala batas, bahkan mengantar anaknya berdiri tegak sebagai prajurit TNI. 

Kategori :