BOYOLALI, diswayjateng.com - Masih nuansa Lebaran Syawal, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sowan ke Pondok Pesantren (Ponpes) Annajah Dawar, Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Jumat 27 Maret 2026.
Kehadiran Wapres Gibran, selain berkesempatan menggelar Jum'atan juga menyapa para pengurus, santri hingga warga sekitar yang telah mendengar akan kehadirannya.
Kunjungan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh antusiasme dari para santri dan warga sekitar.
Setibanya di Ponpes didirikan oleh KH Abdul Hamid, Wapres Gibran berkesempatan membagikan bantuan berupa paket alat tulis, sembako, serta sarung kepada para santri dan warga sekitar.
BACA JUGA: Lonjakan Arus Menuju Jakarta Capai 186,61%, Lalu Lintas di GT Kalikangkung Meningkat Signifikan
BACA JUGA: Lewat Pemberdayaan BRI, Tercabaikan Kembangkan Baso Aci Rumahan Menjadi Kuliner Tradisional Modern
Bantuan tersebut disambut dengan rasa syukur dan kebahagiaan.
"Sangat senang sekali bisa dapat sarung dan peci dari Pak Wapres," kata Gilang Ramadan, salah satu warga.
Gilang mengaku, ia telah menunggu kehadiran Wapres Gibran sejak pagi. Meski harus berdesakan, Gilang bersama para santri lainnya tampak antusias untuk bersalaman langsung dengan orang nomor dua di Indonesia tersebut.
Pertemuan Tertutup
Sebelumnya, setibanya di area Ponpes
Annajah Dawar, Mojosongo, Kabupaten Boyolali Wapres Gibran menggelar pertemuan tertutup bersama pengurus.
BACA JUGA: Hindari Tabrakan, Truk Terguling di Pantura Batang dan Timpa Pengendara Motor
BACA JUGA: Evakuasi Bus Terperosok di Tol Pejagan–Pemalang, Kapolres Tegal Turun Langsung ke Lokasi
Setelah pertemuan, Wapres bersama pengurus ponpes menuju masjid untuk melaksanakan Salat Jumat berjamaah.
Usai pertemuan, Wapres Gibran enggan memberikan keterangan kepada awak media terkait agendanya tersebut.
Sementara, Pimpinan Ponpes Annajah Dawar, KH Abdul Hamid, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut murni dalam rangka silaturahmi.
BACA JUGA: Lonjakan Wisata Lebaran 2026 di Jateng Naik 5,25 Persen, Kota Lama Semarang Jadi Primadona
Ia mengaku merasa terhormat atas kehadiran Wapres di pesantren yang dipimpinnya. Menurutnya, sebaik baik pemimpin dapat dekat dengan ulama.
"Meski saya bukan ulama, namun sebaik baiknya pemimpin yang mau dekat dengan ulama. Saya sangat senang, seorang pemimpin mau bersilaturahmi dengan kami yang hanya masyarakat kecil," ujar KH Abdul Hamid.
KH Abdul Hamid menyebutkan, dalam pertemuan itu juga dilontarkan pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa.
Usai dari Boyolali, Wapres Gibran bersama rombongan melanjutkan agenda silaturahmi ke sejumlah pondok pesantren di wilayah Klaten, Jawa Tengah.