Menanti Panen Padi Biosalin di Lahan Rob Batang, Berhasil atau Gagal?

Jumat 27-03-2026,11:00 WIB
Reporter : Bakti Buwono
Editor : Laela Nurchayati

Pendampingan dilakukan bersama berbagai pihak.

Di antaranya Bank Indonesia dan BRIN Jawa Tengah.

“Ini masih trial and error, jadi hasilnya akan kita evaluasi saat panen,” jelas Diana.

Sementara itu, uji coba di wilayah Kandeman tidak berjalan optimal.

Hal ini disebabkan banjir dan rob yang datang bersamaan.

Kondisi tersebut membuat tanaman tidak berkembang maksimal.

Sehingga fokus pengembangan dialihkan ke wilayah Kasepuhan.

Diana menjelaskan, produksi padi di lahan normal bisa mencapai 7 ton per hektare.

Namun untuk lahan rob, target realistis berada di kisaran 5 ton per hektare.

Angka tersebut dinilai sudah menguntungkan petani.

Terlebih jika dibandingkan lahan yang sebelumnya tidak produktif.

“Kalau tidak ditanam, hasilnya nol. Tapi kalau bisa 5 ton, petani sudah mendapat hasil,” katanya.

Padi Biosalin memiliki keunggulan tahan terhadap salinitas tinggi.

Varietas ini cocok untuk lahan pesisir yang terpapar air payau.

Kadar salinitas di lokasi demplot tercatat sekitar angka 10 ppt 

Angka ini sebelumnya bahkan sempat mencapai belasan.

Kategori :