Bupati Faiz Bawa Kelengkeng Batang Tembus Ritel Modern, Petani Milenial Go Nasional
Bupati Batang M Faiz Kurniawan tunjukkan Kelengkeng dan UMKM Lokal Batang masuk retail modern-ist -
BATANG, diswayjateng.id – Buah kelengkeng hasil petani milenial Kabupaten Batang kini resmi menembus pasar nasional.
Kelengkeng Batang masuk jaringan ritel modern Indomaret melalui kerja sama yang difasilitasi Bupati Batang M. Faiz Kurniawan.
Langkah tersebut menjadi titik penting bagi petani lokal karena selama ini hasil panen kelengkeng Batang lebih banyak beredar di pasar tradisional dan penjualan mandiri.
Kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Batang dan Indomaret mulai berjalan sejak akhir 2025 setelah potensi produksi kelengkeng lokal dilirik sebagai komoditas unggulan daerah.
BACA JUGA: Lantik 26 Pejabat, Bupati Batang: Nggak Perform Bakal Dievaluasi
BACA JUGA: Cek Rontgen Gratis di Ring 1 PLTU Batang, 300 Warga Ikut Skrining ISPA
Momentum kerja sama itu diperkuat saat Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menghadiri grand opening Indomaret Fresh di kawasan Alun-Alun Batang beberapa waktu lalu.
Koordinator petani kelengkeng milenial Batang sekaligus fasilitator pendamping Dinas Pertanian Kabupaten Batang, Aditya Reza Kusuma, mengatakan kerja sama tersebut membuka akses pasar yang jauh lebih luas bagi petani lokal.
“Starting point-nya kemarin saat Pak Bupati melakukan ceremonial grand opening di Indomaret Fresh Jalan Alun-Alun Batang,” ujar Aditya Reza Kusuma, Kamis 21 Mei 2026.
Saat ini populasi pohon kelengkeng di Kabupaten Batang diperkirakan mencapai sekitar 10 ribu pohon yang tersebar di sejumlah wilayah dan dikelola petani mandiri maupun BUMDes.
BACA JUGA: Bupati Batang Salurkan Bankeu Rp15,8 Miliar untuk Desa, Warning Ini
BACA JUGA: Saat Bupati Batang Kaget Temukan Rumah Warga Hanya 2x2 Meter
Menurut Aditya, kelengkeng Batang memiliki keunggulan karena waktu panennya dapat diatur sehingga suplai buah bisa berlangsung rutin setiap pekan.
“Kelengkeng ini punya keunikan yang tidak dimiliki komoditas lain karena waktu panennya bisa diatur sehingga panen dapat bergiliran antarwilayah,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
