BREBES, diswayjateng.com - Dua warga Desa Pengaradan, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Rabu 25 Maret 2026 malam setelah sempat dilaporkan hilang saat Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah. Dua pria ini ditemukan sudah tak bernyawa di atas atap lantai tiga Masjid Miftahul Jannah desa setempat.
Korban yang ditemukan meninggal dunia usai dilaporkan hilang ini yaitu berinisial I (29) dan BS. Keduanya, dikabarkan hilang sejak hari raya Idulfitri, Sabtu, 21 Maret lalu dan telah dilaporkan ke pihak kepolisian oleh pihak keluarga.
Media sosial juga sempat digunakan untuk mencari keberadaan kedua korban dengan memosting berita. Salah seorang kerabat dari korban kepada media menyampaikan sebelum korban ditemukan meninggal dunia, dirinya sempat didatangi korban. Saat itu dirinya tengah memasang lampu led di menara kubah, pada Jumat, 20 Maret 2026 lalu.
"Adik sepupu saya minta dianterin ke rumah istrinya, namun saya bilang lagi sibuk. Lalu saya lihat keduanya turun ke bawah," kata Marhadi, saat ditemui awak media di Kamar Mayat RSUD Brebes, Rabu, 25 Maret 2026 malam.
Namun, hingga 21 Maret 2026, saat perayaan Lebaran Idulfitri lalu, keduanya belum juga pulang ke rumah dan pihak keluarga berinisiatif melaporkan ke polisi.
"Pihak keluarga, polisi dan dibantu warga sempat mencari keberadaan kedua korban yang hilang saat itu sebelum akhirnya ditemukan sudah meninggal dunia di atas atap lantai tiga masjid," jelasnya.
Kronologi ditemukannya kedua korban yakni berawal saat salah satu warga melaporkan ke marbot masjid ada binatang kecil yang berjatuhan dari atas. Lalu marbot masjid naik ke atas dan ternyata ada dua mayat tergeletak di lantai tiga masjid.
"Posisinya sudah hangus terbakar sekujur tubuhnya. Dugaan sementara karena kesetrum kabel listrik yang berada di atas masjid," ungkapnya.
Terpisah, Kapolsek Tanjung AKP R. Imam Prihadi saat dikonfirmasi awak media membenarkan adanya peristiwa tersebut. Saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait penyebab keduanya meninggal.
"Pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi dan kami sudah menyerahkan kedua jenazah kepada pihak keluarga untuk dimakamkan," pungkasnya.