BATANG, diswayjateng.com - Senyum Yuni tak bisa disembunyikan saat bus yang ditumpanginya berhenti di halaman Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Batang pada Senin 16 Maret 2026 petang.
Perempuan 33 tahun asal Kecamatan Reban itu baru saja menyelesaikan perjalanan panjang dari Jakarta melalui program mudik gratis yang difasilitasi pemerintah.
Bagi Yuni, perjalanan ini bukan sekadar pulang kampung.
Ia merasa seperti mendapat hadiah setelah dua tahun bekerja sebagai baby sitter di Jakarta Barat .
BACA JUGA: Mengadu Ke Bupati, Pedagang Pasar di Batang Gagal Cairkan Tabungan Lebaran KSPPS Mandiri Umat
BACA JUGA: Mudik 2026, Rest Area Berpanorama Laut Ada di Industropolis Batang, Ini Fasilitasnya
“Alhamdulillah baru pertama kali ikut mudik gratis dan bisa menghemat biaya,” kata Yuni, Senin petang 16 Maret 2026.
Biasanya, kata dia, pulang kampung dari Jakarta ke Batang membutuhkan ongkos yang tidak sedikit.
Jika menggunakan travel, biaya perjalanan bisa mencapai Rp500 ribu hingga Rp600 ribu sekali jalan.
“Kalau naik travel biasanya bisa sampai Rp500 ribu sampai Rp600 ribu,” ujarnya.
BACA JUGA: PT JSB Beri Potongan Tarif Tol hingga 23% dan 46% di Ruas Batang–Semarang, Hingga 31 Maret 2026
BACA JUGA: Dari Jual Beli Umur hingga Hate Speech, Anak-anak Batang Bicara Jujur di Musrenbang
Karena itu, program mudik gratis terasa sangat membantu bagi perantau dengan penghasilan terbatas.
Uang yang biasanya habis untuk tiket kini bisa digunakan untuk kebutuhan keluarga di kampung halaman.
Yuni mengaku berharap program seperti ini terus ada di tahun-tahun berikutnya.