“Yang satu kecil tapi dekat, yang satu besar tapi jauh. Jadi secara visual terlihat hampir mirip,” jelasnya.
Fenomena planetary alignment sebenarnya bukan hal yang sepenuhnya langka. Namun jumlah planet yang terlibat menentukan tingkat kelangkaannya.
Jika hanya melibatkan tiga atau empat planet, peristiwa ini bisa terjadi lebih sering, mungkin dalam rentang 10 hingga 11 tahun.
Namun jika melibatkan hingga tujuh planet sekaligus seperti kali ini, siklusnya jauh lebih panjang.
“Kalau yang dalam jumlah banyak seperti ini bisa 30 tahunan. Karena masing-masing planet punya periode revolusi berbeda mengelilingi Matahari,” ungkap Anam.
Ia mengibaratkan pergerakan planet seperti bilangan berbeda yang memiliki Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK). Pada titik tertentu, semuanya kembali berada dalam posisi yang tampak berdekatan dari sudut pandang Bumi.
Karena itulah, fenomena tujuh planet sejajar menjadi momen yang sangat jarang dan dinanti para pengamat langit.(sul)