Reban Tumbuh jadi Sentra Sapi Perah, Bupati Batang Bakal Tambah Dokter Hewan

Sabtu 28-02-2026,21:00 WIB
Reporter : Bakti Buwono
Editor : Wawan Setiawan

BATANG, diswayjateng.id – Usulan kebutuhan Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) muncul saat Bupati Batang M Faiz Kurniawan melaksanakan Tarawih Ukhuwah di Masjid Al Karomah Desa Pacet.

Camat Reban, Sugiharto membenarkan usulan dari para peternak di wilayahnya.

Ia menjelaskan permintaan Puskeswan di Reban muncul setelah peternak mengalami kerugian beruntun akibat penyakit ternak yang tidak tertangani cepat. 

"Kalau ada Puskeswan mungkin bisa mencegah ternak mati mendadak karena bisa cepat ditangani," katanya saat dikonfirmasi, Sabtu 28 Februari 2026.

BACA JUGA: Sering Dangkal, DPRD Batang Nur Untung Desak Penataan Sungai Sambong Dimulai 2026

BACA JUGA: Susuri Tol Batang-Pemalang, PBTR Kebut Tambal Jalan Berlubang hingga H-10 Lebaran

Sugiharto menyebut bahwa saat ini dua desa yaitu Desa Pacet dan Desa Semampir jadi sentra sapi perah untuk Nestle.

Jumlah sapi perah berkualitas tinggi pun terus bertambah.

"Sekarang sudah seratusan sapi, dan kemungkinan terus berkembang, karena beberapa kandang sedang dibangun," jelasnya.

Ia yakin jumlah populasi sapi perah di wilayahnya akan terus bertambah.

BACA JUGA: Warga Binaan Lapas Batang Dirazia Dadakan, Petugas Temukan Barang Ini

BACA JUGA: PTUN Semarang Tolak Gugatan Karaoke Sigandu, Pemkab Batang Menang

Bupati Batang

Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menyatakan aspirasi itu akan dikaji bersama OPD terkait untuk melihat kebutuhan riil dan kesiapan anggaran.

Ia mengatakan bahwa kebutuhan yang mendesak untuk mendukung peternak di Kabupaten Batang adalah penambahan dokter hewan.

Saat ini di Kabupaten Batang baru punya satu dokter hewan atau medik veteriner.

Kategori :