TEGAL, diswayjateng.com - Rob dan banjir di Pondok Martoloyo. Soal inilah yang masih terus bersarang dalam pikiran Beni Ageng Penggalih. Selain Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tegal, dia juga warga setempat.
Beni tahu benar apa yang dirasakan masyarakat. Saat air naik dari laut atau hujan turun dari langit. Jalan bisa tergenang. Rumah pun ikut terendam. Sengsara. Tidak ada nikmat-nikmatnya.
Rapat belum dimulai, Beni sudah memikirkan solusi. Dari benak lalu dia tumpahkan ke meja diskusi. Tidak dalam forum resmi. Namun, penting.
“Kolam retensi sangat dibutuhkan,” kata Beni di Gedung Parlemen, Senin (9/2).
Politisi muda Partai Golkar ini cukup punya alasan. Kolam Retensi Mintaragen bukan jawaban atas genangan Martoloyo. Masalahnya, ada pada letak kolam.
Kolam Retensi Mintaragen berada di sisi barat Kali Anyar. Martoloyo? Sebelah timur. Masuk Kelurahan Panggung. Secara teknis, Kolam Retensi Mintaragen sistemnya dibuat untuk melayani daerah Mintaragen.
Khususnya, di sebelah utara Jalan Pantai Utara (Pantura). Seperti Jalan Halmahera, Sangir, dan Karimunjawa. Karena itulah dibutuhkan Kolam Retensi Panggung. Lahannya sudah ada, kata Beni.
“Milik Pemerintah Kota Tegal,” ucap Beni.
Lahan tersedia. Kepemilikan pun jelas. Berarti, tinggal anggarannya. Ini yang perlu dipikirkan bersama. Antara eksekutif dan legislatif.
Meski Pemerintah Daerah mengalami pemangkasan angaran di sana-sini, ikhtiar tak boleh berhenti. Banyak jalan lain menuju Roma. Demi melayani masyarakat pembayar pajak, tuan dari para pejabat.
Soal ini, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Tegal mengakui penanganan genangan Martoloyo tidak bisa ditawar. DPUPR selama ini tidak berpangku tangan. Pembangunan Kolam Retensi Panggung sudah direncanakan.
Telah berulangkali diusulkan. Ke Provinsi. Ke Pusat. Tapi, memang belum ada titik terang. Namun, komitmen tegas disampaikan Plt Kepala DPUPR Kota Tegal Heru Prasetya.
“Ke depan, pembangunan polder (Kolam Retensi Panggung) menjadi prioritas,” sebut Heru.
Jika Kolam Retensi Panggung berfungsi, bukan hanya bisa mengatasi genangan Martoloyo. Namun, juga hingga Jalan Timor-Timur sana.
“Satu kawasan ini akan selesai,” imbuh Heru.