Menindaklanjuti keresahan warga, Polsek Sayung telah melakukan upaya penangkapan sejak Selasa siang hingga sore hari. Petugas bahkan sempat memancing monyet menggunakan pisang, namun hewan tersebut berhasil melarikan diri.
“Kami menunggu sampai sekitar pukul 16.00 WIB. Monyet sempat datang saat dipancing pisang, tetapi ketika didekati langsung kabur,” kata Suprapto.
Sementara itu, warga setempat Bambang mengungkapkan bahwa teror monyet liar sudah lama dirasakan masyarakat pesisir. Ia menyebut, awalnya warga menganggap keberadaan monyet tidak berbahaya dan sering memberinya makan.
“Awalnya kami pikir tidak apa-apa, kalau datang dikasih makan. Tapi namanya hewan liar, perilakunya tidak bisa ditebak. Sekarang sudah ada beberapa korban, bahkan di Surodadi ada yang digigit,” ungkap Bambang.
Ia menambahkan, selama ini monyet liar kerap mengambil makanan dan dagangan warga seperti pisang dan pepaya. Kondisi tersebut membuat warga kini hidup dalam ketakutan, terlebih karena jumlah monyet yang berkeliaran lebih dari satu ekor.
“Masalahnya bukan cuma satu, yang terlihat ada lebih dari tiga ekor monyet liar. Warga jadi takut, apalagi sudah ada korban,” pungkasnya.
Hingga kini, pihak kepolisian masih berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menangani keberadaan monyet liar dan mencegah terulangnya kejadian serupa.