BATANG, diswayjateng.com - PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) bersama Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Batang resmi memperkuat sinergi pembangunan ketenagakerjaan.
Penguatan tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS).
Penandatanganan berlangsung di Kantor Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Batang.
PKS ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal. Kerja sama juga diarahkan untuk memperluas akses masyarakat terhadap peluang kerja.
BACA JUGA: Sekolah Kebanjiran Tiap Musim Hujan, Aktivitas Belajar SDN 07 Kauman Batang Terganggu
BACA JUGA: Viral di Medsos, Kapibara 'Masbro' Kini Bisa Dilihat Langsung di Safari Beach Jateng Batang
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Batang, Suprapto, menyebut kolaborasi ini sebagai upaya konkret mendorong kemandirian masyarakat.
Ia menegaskan sektor ketenagakerjaan harus menjadi pintu masuk pembangunan ekonomi daerah. Menurutnya, Disnaker Batang memiliki berbagai program yang siap dikolaborasikan.
Program tersebut meliputi pelatihan, penempatan tenaga kerja, hingga pengembangan kewirausahaan. Seluruh program akan disinergikan dengan skema Tanggung Jawab Sosial Perusahaan atau CSR BPI.
“Melalui kolaborasi ini, kami berharap akses masyarakat terhadap peluang kerja semakin terbuka,” ujar Suprapto dalam keterangannya, Sabtu 24 Januari 2026.
BACA JUGA: Banjir Batang, PMI Kerahkan Puluhan Relawan Salurkan Ribuan Nasi ke Warga Terdampak
BACA JUGA: Seorang Warga Batang Hilang Tercebur di Sungai Sambong, 50 Personel Dikerahkan
Ia menambahkan kerja sama ini juga diharapkan mendorong tumbuhnya usaha baru di sekitar PLTU Batang. Bagi Disnaker, PKS bukan sekadar dokumen formal.
Implementasi di lapangan menjadi fokus utama agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
Suprapto menegaskan pihaknya berkomitmen mengawal pelaksanaan kerja sama yang diteken pada Rabu, 21 Januari 2026 kemarin. Ia menargetkan dampak yang terukur dan berkelanjutan bagi tenaga kerja lokal.