Satpol PP Semarang Gelar OTT Pembuang Sampah, Tiga Warga Terjaring Razia Dini Hari

Jumat 23-01-2026,18:00 WIB
Reporter : Wahyu Sulistiyawan
Editor : Wawan Setiawan

SEMARANG Diswayjateng.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Semarang mulai memperketat pengawasan terhadap praktik pembuangan sampah sembarangan. Dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar dini hari, petugas mendapati tiga warga membuang sampah di bahu jalan dan aliran air.

Razia dilakukan pada Jumat, 23 Januari 2026, sejak pukul 02.00 hingga 05.30 WIB. Operasi menyasar sejumlah titik yang selama ini kerap dijadikan lokasi pembuangan sampah ilegal, terutama di kawasan rawan genangan dan banjir.

Puluhan personel Satpol PP diterjunkan ke beberapa kecamatan untuk melakukan patroli dan pengawasan. Dari hasil operasi tersebut, petugas menemukan sejumlah warga dan pengendara yang kedapatan membuang sampah tidak pada tempatnya. Tiga orang di antaranya tertangkap tangan dan langsung diberikan pembinaan di lokasi.

Kepala Satpol PP Kota Semarang, Kusnandir, mengatakan kegiatan tersebut merupakan langkah awal penguatan gerakan Semarang Wegah Nyampah yang dicanangkan Pemerintah Kota Semarang.

“Sebagai bentuk keseriusan, kami membentuk Satuan Tugas Pencegahan Sampah yang diketuai oleh Sekretaris Satpol PP, Marthen Stevanus Da Costa,” kata Kusnandir.

Ia menjelaskan, satgas tersebut akan menjalankan patroli rutin pada malam hari guna mencegah praktik pembuangan sampah sembarangan di ruang publik, termasuk saluran air dan bahu jalan.

Pada tahap awal, Satpol PP masih mengedepankan pendekatan persuasif berupa pembinaan dan sosialisasi kepada masyarakat. Masa pembinaan direncanakan berlangsung selama satu bulan ke depan.

“Setelah masa sosialisasi selesai, penindakan akan dilakukan sesuai Peraturan Daerah Kota Semarang Nomor 6 Tahun 2012 tentang Pengelolaan Sampah. Pelanggar akan diproses melalui sidang tindak pidana ringan di Pengadilan Negeri Semarang,” ujarnya.

Menurut Kusnandir, razia tersebut digelar sebagai respons atas banyaknya aduan warga terkait kebiasaan membuang sampah sembarangan, meskipun fasilitas tempat pembuangan sampah telah tersedia di setiap kelurahan.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, terlebih di tengah curah hujan yang masih tinggi.

“Pembuangan sampah ke saluran air berpotensi menyebabkan banjir. Kami mengajak masyarakat lebih tertib, disiplin, dan saling mengingatkan agar lingkungan tetap bersih,” pungkasnya. (Sul)

Kategori :