KNPI Jateng Gelar Musda XVI, Casytha Arriwi Kathmandu Terpilih sebagai Ketua
Casytha Arriwi Kathmandu terpilih sebagai Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) KNPI Jawa Tengah-Umar Dani -
SEMARANG, diswayjateng.com – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Jawa Tengah menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-16 di Semarang pada Jumat - Sabtu (23-24 Januari 2026)
Musda ini diikuti penuh oleh perwakilan pengurus KNPI dari 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah serta 84 Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP).
Dalam Musda tersebut, Casytha Arriwi Kathmandu terpilih sebagai Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) KNPI Jawa Tengah periode berikutnya.
“Musda ke-16 ini diikuti penuh oleh 35 kabupaten/kota dengan 84 OKP. Amanah utamanya adalah memperkuat kolaborasi dan kerja sama pemuda untuk membangun Jawa Tengah bersama,” ujar Ketua DPD KNPI Jawa Tengah terpilih, Casytha Arriwi Kathmandu.
Casytha menyampaikan bahwa Musda XVI menegaskan komitmen KNPI Jawa Tengah untuk memperkuat kolaborasi dan kerja sama lintas organisasi pemuda dalam mendukung pembangunan daerah.
Menurutnya, pemuda harus menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan di Jawa Tengah.
“Musda ini menekankan semangat kolaborasi dan kebersamaan untuk membangun Jawa Tengah. Kalau berjalan sendiri hasilnya terbatas, tetapi jika bersama, dampaknya akan jauh lebih besar,” ujarnya.
Salah satu fokus utama program KNPI Jateng ke depan adalah penguatan UMKM pemuda. KNPI mendorong organisasi kepemudaan di daerah untuk mengembangkan wirausaha, terutama melalui pendampingan pemasaran, pengemasan produk, dan pemanfaatan pemasaran digital.
“Kami ingin mendorong UMKM milik teman-teman muda agar naik kelas. Fokusnya pada pengemasan dan pemasaran, terutama pemasaran digital, karena produknya sebenarnya sudah ada,” katanya.
Casytha mencontohkan UMKM kopi dari Banjarnegara serta produk kerajinan berbahan perca dari Kebumen yang telah didorong untuk menembus pasar yang lebih luas, termasuk dipromosikan hingga ke Jakarta.
KNPI Jateng juga membuka peluang kolaborasi dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) dalam proses kurasi produk UMKM.
Selain penguatan ekonomi pemuda, Musda juga menyoroti peran pemuda dalam penanganan bencana.
KNPI Jateng melalui jaringan kabupaten/kota aktif melakukan pemetaan wilayah rawan bencana dan menyalurkan bantuan sesuai kebutuhan lapangan, seperti saat terjadi tanah longsor di Banjarnegara serta banjir di Demak, Kudus, Kendal, dan Kota Pekalongan.
Terkait banjir rob di wilayah Pantura, Casytha menilai pembangunan Giant Seawall menjadi solusi jangka panjang yang harus dikawal bersama.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:








