Pintu Air Tanggulangin Tumpuan Pengendalian Banjir di Kudus

Kamis 15-01-2026,21:00 WIB
Reporter : Arief Pramono
Editor : Wawan Setiawan

Hingga saat ini, Pemkab Kudus terus memantau perkembangan kondisi banjir yang melanda di wilayah setempat. 

Masyrakat pun dihimbau untuk tetap waspada, serta mendukung upaya pengendalian dengan menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah ke sungai. 
Bantuan beras 1 ton dari Bulog untuk membantu kebutuhan makanan warga pengungsi. --

Bulog Suplay Beras di Pengungsi

Di tempat terpisah, Perum Bulog menyakurkan bantuan beras bagi masyarakat terdampak banjir di Posko Pengungsian Desa Jati Wetan, Kamis (15/1/2026). 

Bantuan beras ini menjadi tambahan logistik bagi warga yang tinggal sementara di pengungsian, sambil menunggu banjir surut. Bantuan dari Bulog yakni 1 ton beras premium. 

“Seluruh jajaran Bulog ikut prihatin atas musibah yang dialami saudara-saudara kita di Kudus. Kami memberikan bantuan 1 ton beras” ujar Direktur SDM dan Transformasi Perum Bulog, Sudarsono Hardjosoekarto. 

Tak lupa, Bupati Sam’ani pun berterima kasih kepada Bulog atas dukungan logistik yang diberikan. Bantuan beras segera didistribusikan kepada masyarakat terdampak banjir di sejumlah titik pengungsian.

“Bantuan ini akan kami distribusikan kepada masyarakat yang terdampak bencana. Semoga bantuan ini memberikan semangat bagi para pengungsi,” ucap Samani.

Samani menjelaskan, hingga saat ini kondisi cuaca masih perlu diwaspadai karena curah hujan berada pada kategori sedang hingga tinggi. Tercatat sekitar 650 jiwa mengungsi dan tersebar di tujuh titik pengungsian di Kudus.

Tak hanya Bulog, bantuan juga dilakukan dari Pura Group berupa air bersih, sembako, serta pengerahan personel dan armada untuk proses evakuasi pengungsi. 

Kategori :