Atasi Ancaman Rawan Pangan Pasca Banjir Kudus, Bantuan CPBD Digelontorkan
Bupati Sam’ani salurkan beras dan bantuan petani pascabanjir di Kecamatan Undaan Kudus. --
KUDUS, diswayjateng.com - Bantuan Cadangan Beras Pemerintah Daerah (CBPD) digelontorkan kepada warga terdampak banjir di Kabupaten Kudus. Upaya ini untuk mengatasi kerawanan pangan pascabencana banjir.
Selain itu, sebagai langkah Pemkab Kudus membantu pemulihan ekonomi masyarakat, serta menjaga keberlanjutan produksi pertanian di wilayah terdampak banjir.
Penyerahan beras CPBD kepada warga korban banjir dilakukan Bupati Kudus Sam’ani Intakoris. Tak hanya beras, warga khususnya petani terdampak banjir, juga mendapat bantuan pestisida.
Bantuan pestisida diserahkan kepada 15 Kelompok Tani (Poktan) dan Gapoktan, untuk mendukung pemulihan dan produktivitas sektor pertanian. Penyerahan bantuan dilaksanakan di Masjid Baitun Naim, Desa Karangrowo, Kecamatan Undaan, Kudus.
“Hari ini kami di Masjid Karangrowo menyerahkan bantuan beras, termasuk bantuan obat-obatan pertanian seperti pestisida dan herbisida kepada petani yang terdampak,” ujar Bupati Samani.
Menurut Samani, Pemkab Kudus telah mengusulkan bantuan asuransi gagal panen dan bantuan benih ke pemerintah pusat. Program ini sebagai langkah pemulihan sektor pertanian pascabanjir.
“Kami mengusulkan asuransi gagal panen serta bantuan benih agar petani bisa segera bangkit dan kembali produktif,” tambahnya. 
Pemkab Kudus membantu pemulihan ekonomi masyarakat dan produksi pertanian di wilayah terdampak banjir--
Usai kegiatan di Karangrowo, Bupati Kudus melanjutkan dengan turun langsung ke Dukuh Karanganyar, Desa Payaman.
Samani membagikan bantuan logistik kepada warga terdampak banjir yang memilih bertahan di rumah. Sebanyak 700 nasi bungkus dibagikan sebagai bagian dari pemenuhan kebutuhan pangan harian masyarakat.
“Kami bersama TNI Polri BPBD Dinsos P3AP2KB dan para relawan memastikan asupan gizi masyarakat tetap terpenuhi, agar warga tetap kuat dan merasakan kehadiran pemerintah,” imbuhnya.
Sebagai langkah jangka panjang, Pemkab Kudus juga mengusulkan pembangunan embung. Kehadiran embung untuk mengendalikan aliran air menuju Sungai Wulan dan Sungai Juwana.
Pemkab Kudus juga melakukan inventarisasi kerusakan jalan, jembatan, dan fasilitas umum guna percepatan perbaikan sementara.
“Untuk antisipasi banjir ke depan, kami mengusulkan pembangunan embung dan melakukan perbaikan sementara terhadap infrastruktur yang rusak,” pungkas Bupati.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: