PEMALANG, diswayjateng.id - Peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan salah satu pilar utama dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Yaitu Indonesia yang maju, berdaya saing, serta memiliki masyarakat yang cerdas dan sejahtera.
Dalam konteks tersebut, literasi memegang peranan yang sangat penting sebagai fondasi dalam membangun masyarakat yang berpikir kritis, kreatif, dan adaptif terhadap perubahan zaman.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Pemalang Tantri Ari Cahyaningtyas dalam sebuah acara pekan literasi di GOR Kridanggo, baru ini.
Tantri Ari Cahyaningtyas lebih lanjut mengatakan literasi itu bukan hanya sebatas kemampuan membaca dan menulis. Akan tetapi mencakup berbagai kecakapan esensial abad ke-21.
BACA JUGA:Pekan Literasi Pemalang 2025 Resmi Ditutup
BACA JUGA:Pekan Literasi Pemalang, Tingkatkan Minat Baca Masyarakat
"Seperti literasi digital, literasi finansial, literasi sains, dan literasi budaya,"katanya.
Oleh karena itu, kata Tantri budaya baca dan literasi perlu terus dikembangkan. Bahkan untuk terus diperluas dan diperkuat di tengah-tengah masyarakat. Khususnya yang ada di Kabupaten Pemalang.