Namun, mereka menilai bahwa Grab justru mengurangi pendapatan driver dengan kebijakan yang tidak berpihak kepada mereka, sehingga berpotensi mengancam aspek keselamatan.
BACA JUGA:Semoga Tak Jadi Bahan Pencitraan ! Mobdin Ditarik, Komisioner Naik Grab
"Kami menyerukan kepada seluruh rekan ojek online di Jawa Tengah untuk terus bersuara dan melawan ketidakadilan ini. Kita harus bersatu dalam memperjuangkan hak-hak kita di depan kantor Grab dan bahkan kantor Gubernur, demi menolak bentuk ‘penjajahan modern’ terhadap pengemudi ojek online," tegas mereka.