Permainan ini sangat cocok untuk dimainkan oleh banyak orang. Permainan dimulai dengan memilih dua orang yang akan berperan sebagai pintu atau gapura. Keduanya akan mengangkat tangan di atas kepala membentuk gapura. Pemain lainnya akan berbaris dan bergantian melewati gapura sambil menyanyikan lagu.
Lagu yang dinyanyikan adalah:
"Namun-ancak alis, si alis kebo janggitan,
Anak-anak kebo dhungkul, si dhungkul
Kapan gawene, tiga rendheng, cengenceng
Gogok beluk, unine pating
Cerepluk. ula sawa ula dumung gedhene
Saklumbung bandhung, sawahira lagi apa?"
Saat lagu selesai, siapa pun yang berada di bawah gapura akan ditangkap dan ditanya untuk memilih induknya. Permainan berlanjut hingga hanya tersisa satu orang yang akan menjadi kijang. Pemain lainnya kemudian membentuk lingkaran.
Jika kijang tersebut jantan, ia harus melompat untuk melewati pagar. Namun, jika kijang tersebut betina, ia harus merangkak di bawah. Pemain lainnya berusaha menghalangi kijang tersebut agar tidak keluar.
Itulah beberapa penjelasan mengenai permainan tradisional dari Jawa Tengah. Dari delapan permainan tradisional asal Jawa Tengah yang telah disebutkan, permainan manakah yang paling kalian sukai?