f. Kacang-kacangan
4. Mengurangi tingkat stres
Stres merangsang kelenjar adrenal untuk memproduksi kortisol, yang dikenal sebagai hormon stres, yang memfasilitasi penumpukan lemak perut.
Penelitian juga menunjukkan bahwa kadar kortisol yang tinggi meningkatkan nafsu makan dan mendorong penumpukan lemak perut.
Selain itu, wanita dengan lingkar pinggang yang sudah gemuk cenderung memproduksi lebih banyak kortisol sebagai respons terhadap stres.
Peningkatan kadar kortisol ini semakin meningkatkan lemak perut. Latihan yang meredakan stres dapat membantu mengurangi lemak perut. Misalnya, yoga dan meditasi.
5. Kurangi asupan makanan dan minuman yang mengandung gula.
Gula mengandung fruktosa, dan kelebihan gula dapat menyebabkan sejumlah penyakit kronis.
Contohnya termasuk penyakit jantung, diabetes tipe 2, dan degenerasi hati berlemak.
Studi observasional juga menunjukkan hubungan antara asupan gula yang tinggi dan peningkatan lemak perut.
Peserta detking harus menyadari bahwa konsumsi gula yang berlebihan dapat meningkatkan lemak perut.
Bahkan gula alami seperti madu asli harus dikonsumsi dalam jumlah sedang.
Untuk mengurangi lemak perut, kurangi asupan minuman manis seperti soda, teh manis, dan minuman kaleng.
6. Latihan Aerobik
Latihan aerobik adalah cara yang efektif untuk meningkatkan kesehatan dan membakar kalori.
Penelitian juga menunjukkan bahwa ini adalah latihan yang efektif untuk mengurangi lemak perut.