Kerugian Kebakaran 52 Kapal di Pelabuhan Jongor Tegal Ditaksir Sampai Rp 260 Miliar

Selasa 15-08-2023,10:54 WIB
Reporter : Agus Wibowo
Editor : M Sekhun
Kerugian Kebakaran 52 Kapal di Pelabuhan Jongor Tegal Ditaksir Sampai Rp 260 Miliar

 

"Kondisi ekonomi sedang tidak beruntung, terkena musibah lagi. Jadi saat ini nelayan Tegal sedang tidak baik- baik saja, " bebernya. 

 

Tambari berharap para penikmat PAD senilai Rp 10-12 miliar tiap tahun dari nelayan, untuk bisa ikut berperan dalam mencari solusi. Terlebih PAD nelayan di Kota Tegal juga terbesar kedua setelah RSUD Kardinah. 

 

Ditambahkan bahwa sebagai pengusaha atau pemilik kapal ikan, memang cukup rawan dengan kerugian. Sebab sampai dengan sekarang tidak ada pihak asuransi yang mau menerima layanan asuransi terhadap kapal ikan di Tegal. 

 

"Alasannya kapal ikan di Tegal terbuat dari kayu. Sehingga dinilai rawan dengan musibah. Baik itu dihajar oleh ombak ataupun diamuk si jago merah," ungkapnya.

 

Yang mau menerima asuransi adalah terhadap pekerja atau ABK nya saja. 

 

"Untuk itu, para korban bencana amukan si jago merah ini berharap baik itu Pemerintah Pusat, Provinsi ataupun Pemerintah Kota Tegal bisa segera mengucur kan bantuan bencana kepada pemilik kapal yang kerugiannya sangat luar biasa, " jelasnya. 

 

Tambari menyebut Pemerintah harus adil, dalam memberikan bantuan. Dan jangan melihat, apakah ini warga biasa atau pengusaha ataupun pemilik kapal. 

 

"Semua harus bijak. Karena kebakaran yang selama ini terjadi di Tegal, belum pernah ada bantuan musibah atau bencana dari pemerintah. Padahal semestinya ada hak bagi korban bencana tanpa harus melihat siapa korbannya, " pungkasnya. (*)

Kategori :