DISWAYJATENG.ID – Traveling adalah segala sesuatu yang kita lakukan mengunjungi suatu tempat yang jauh dan mempunya daya tarik kita sebut traveling. Kita bisa menghabiskan waaktu bersama keluarga maupun pasangan untuk akhir pekan maupun menghilangkan penat setalah kerja seharian.
Ketika kita melakukan traveling pasti akan banyak menemukan tempat yang bisa kita kunjungi, bahkan bukan hanya untuk liburan saja. Akan tetapi kita bisa mendapatkan berbagai ilmu bersejarah jika kita mengunjungi berbagai tempat yang mengandung unsur sejarah. BACA JUGA:Ini Dia 3 Musium yang Bernuansa Religi dan Sejarahnya! Traveling juga sangat bermanfaat bagi tubuh kalian karena akan membantu agar tetap fokus dan menyegarkan otak kalian. Mungkin karena faktor pekerjaan yang menghambat pikiran kalian kurang fokus, akan tetapi dengan berliburan mengisi sel0sel otak agar kembali berkonsentrasi. Kali ini kita akan membahas beberapa tempat yang bisa kalian kunnjungi ketika traveling dan menambah ilmu sejarah kalian, antaranya: 1. Musium Islam Indonesia K.H Hasyim Asy’ari Tempat ini ter esmikan pada 18 Desember 2018 oleh Bapak Ir. Joko Widodo. Serta pemotongan pita oleh pengasuh Pondok Pesantren Tebu Ireng KH Abdul Hakim Mahfudz. M us i um Islam Indonesia K.H Hasyim Asy'ari daerah Jombang ini menyimpan sejumlah naskah . Seperti beberapa artefak, dan kitab kuno Islam yang tersedia pada tempat ini. Museum yang berada pada lingkungan Pesantren Tebuireng i ni menyajikan berbagai informasi dan koleksi . Seperti menggambarkan perjalanan dan perkembangan Islam pada seluruh wilayah nusantara dan menjunjung tinggi nilai toleransi, gotong-royong, menghormati kebhinekaan dan inklusif. Sehingga dapat menjadi inspirasi terlebih khususnya bagi generasi muda untuk melanjutkan estafet pembangunan bangsa Indonesia mendatang. 2. Indonesian Islamic Art Mus i um pada daerah Lamongan adalah museum seni Islam pertama pada Indonesi dan kita b isa belajar teknologi Augmented Reality . Musium ini lebih tepatnya berada pada Jl. Raya Paciran Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur . Pada r uangan mus i um ini ada 3 zona utama zona audio visual, zona galeri peninggalan kerajaan Islam dunia, dan zona diorama . Zona a udio v isual untuk menonton film tentang sejarah seperti tentang peradaban Islam dan memiliki area photo shot dengan minilatur tiga dimensi . S eperti masjid dan kapal cheng ho, masjid agung banten, toko persia, toko klontong dan masih banyak lainnya. Zona galeri peninggala lan islam t idak hanya menyajikan benda-benda bersejarah dari kerajaan Islam Indonesia . M us i um ini juga menyajikan artefak-artefak dari berbagai kerajaan yang ada pada luar negeri . S eperti peninggalan Ottoman Turkey, Mughal India (Taj Mahal), dinasti -dinasti China dll. 3. Galeri Rasulullah dan Museum Al Jabbar Tempat ini baru buka pada 27 Maret 202 3 bersamaan dengan peresmian Masjid Al Jabbar pada daerah Gedebage, Bandung Jawa Barat. Proses peresmian langsung oleh Gubernur Jawa Barat Bapak Ridwan kamil serta kepala dinas parawisata dan kebudayaan Provinsi Jawa Barat. Galeri Rasulullah SAW ini berisi berbagai materi tentang perkembangan Islam, mulai dari gambaran Jazirah Arab. Serta penyebar luasan agama Islam yang ada pada Indonesia khusunya yang berada pada daerah Jawa Barat. Serta tempat ini mempunyai banyak materi mulai dari sejarah zaman jahiliyah, kelahiran Rasulullah SAW ketika tahun gajah dan seterusnya. Namun jika kalian ingin berkunjung ketempat ini kalian harus berhati-hati dan menjaga adab karena berisi peninggalan yang sangat penting. Dan dalam seharinya juga tempat ini mempunyai batasan seperti hanya 120 orang saja perharinya. Demikian pembahasan kita mengenai berbagai tempat sejarah yang bisa kalian kunjungi ketika traveling, semoga bermanfaat. (*)Beberapa Tempat Bersejarah yang Harus Kalian Kunjungi Saat Traveling!
Senin 12-06-2023,18:54 WIB
Reporter : Dimas Hadi Ibrahim
Editor : Dimas Hadi Ibrahim
Kategori :
Terkait
Senin 13-04-2026,12:00 WIB
Dari Batik hingga Bah Zing Zong, Pemburu Sejarah Bogor Jelajahi Pekalongan
Senin 06-04-2026,14:30 WIB
Awali HUT ke-60, Bupati Batang Ziarah ke Makam Bupati Pertama di Kendal
Kamis 26-02-2026,06:02 WIB
Gali Akar Profesionalisme, Guru Refleksikan Sejarah Panjang Profesi
Jumat 01-08-2025,16:15 WIB
Pasar Raya 2025 Resmi Dibuka, Wujud Komitmen Menjaga Warisan Budaya
Minggu 25-05-2025,13:07 WIB
Situasi Sejarah Petilasan Mangkubumi di Sragen Ketika Malam Bak Kuburan
Terpopuler
Selasa 02-06-2026,12:31 WIB
Raih Nilai TKA 2026 Sempurna, SMP Stella Matutina Siapkan Logam Mulai untuk Gabriela Tirza
Selasa 02-06-2026,18:28 WIB
240 Kasus HIV Baru Terdeteksi di Semarang dalam 5 Bulan, Dinkes Perluas Skrining dan Akses ARV
Selasa 02-06-2026,11:59 WIB
Pernyataan Gubernur Jateng Dinilai Menyudutkan, DPRD Sragen: Semua Jalan Penting, Jangan Bodohi Rakyat
Selasa 02-06-2026,17:13 WIB
Menteri LH Jumhur Hidayat Kagum dengan Bulusan Semarang, Sampah RT Disulap Jadi Sumber Ekonomi Miliaran Rupiah
Selasa 02-06-2026,17:00 WIB
1.062 Warga Kabupaten Tegal Terinfeksi HIV/AIDS, Slawi Tertinggi
Terkini
Rabu 03-06-2026,10:43 WIB
Ekoteologi MTsN Semarang, Ubah Sampah Magot Hingga Pemanfaatan Jelantah Menjadi Energi Ekonomi Tinggi
Rabu 03-06-2026,09:58 WIB
Rembuk Jateng di Boyolali, Komunitas Difabel Curhat ke Gubernur Ingin Tempat Wisata Ramah Disabilitas
Rabu 03-06-2026,09:00 WIB
Kerahkan 157 Personel, Polres Semarang Patroli Saat Pengumuman Kelulusan SMP 2026
Rabu 03-06-2026,08:37 WIB
Porsonel Polisi di Tegal Amankan Terduga Pelaku Pencurian Kotak Amal Dari Amukan Massa
Rabu 03-06-2026,07:23 WIB