Good Perfect

Senin 11-07-2022,00:04 WIB
Editor : Ismail F

Anwarul Fajri:

Riyoyo kok nulis bab ngenekan bah? Mbok yao dimuat besok aja. Soale kate misuh misuh ga pantessss.... Hahaha

Juve Zhang:

Tulisan ini hebat membuka strategi menguasai rakyat dengan menciptakan hanya 3 partai. Dengan arsitek Alm.AM. yg terasa adalah cengkraman tidak berani rakyat bicara politik terbuka. Kumpul kumpul 5 orang bisa ditangkap polisi. Sepertinya tulisan ini juga menebak dari mana asal muasal dana ponpes yaitu "operator" komando arahan AM. Operasi intelijen yg sukses, sekarang "memetik" hasilnya. Ijin ponpes dicabut.

Purnomo Inzaghi:

Saya ingat lirik lagu keadilan yg dinyanyikan Nasida Ria... Adikku melanggar hukum Aku yang menjadi saksi Paman penuntut umum Ayah yang mengadili Walau ibu gigih membela Yang salah di putus salah Biarpun orang tua mas bechi bilang fitnah tapi fakta hukum sudah menjadikan mas bechi tersangka, bahkan berkasnya sudah P21 artinya lengkap dengan alat bukti untuk di sidang di pengadilan. Jadi secara hukum sudah sah bagi aparat untuk menciduk mas bechi. Jika keterkaitan antara ditangkap nya mas bechi dengan di cabutnya ijin pesantren sulit di mengerti, saya rasa tidak perlu kautsaran tiga hari tiga malam untuk mengerti bahwa tindakan menghalang halangi aparat yang bertugas adalah tindakan melawan hukum. Saya bukan orang hukum...maaf jika salah.

Lukman bin Saleh:

Rencana tuntutan 12 tahun bukanlah tuntutan yg berat. Untuk kejahatan spt ini. Belum putusan hakim. Belum potongan ini itu. Maka tak lama lagi MB kembali ke Ponpes. Kembali menjadi raja d sana spt d ceritakan para saksi. Maka sy bersyukur jika Ponpes ini d cabut izinnya. Biar tidak ada lagi tempat MB bertahta. Adilkah? Sangat adil. Ini bukan masalah pemerkosaannya. Tp masalah pondok yg melindungi tersangka habis2an. Terstruktur dan sistematis. Sptnya tidak bisa d bina. Terlalu banyak d pondok itu yg sudah rusak mentalnya. Terlalu mensucikan "sang raja." Hingga saat "raja" salahpun tetp d bela habis2an. Ini bahaya untuk selanjutnya. Toh sudah lama kasus ini d adukan scr intern. Tp pihak pondok mengabaikan. Bahkan menyalahkan dan menghukum korban. Bagaimana kelanjutan pendidikan para santri? Bukan masalah. Banyak pondok lain yg bisa menampung. Yg lebih bagus dan sehat. Tinggal pemerintah melalui Kemenag memfasilitasi para wali. Selesai urusan...

Wawan Wibowo:

Saya amati salah satu kritikus yg betul-betul di dengarkan oleh abah adalah pak pry, buktinya misalkan minta topik A maka beberapa hari kemudian abah "berani" mengangkatnya jadi tulisan, kecuali tentang partai lambah mercy & pendirinya,hehehe Selamat idul adha semuanya.

ali wavi:

Mohon maaf sebelumnya Terkait simpatisan yang membela gus beki. Itu sudah sepantasnya di lakukan karena etika seorang santri terhadap gurunya. (Harus selalu husnudhon) Sedangkan pihak kepolisian juga harus bertindak karena sudah ada kepastian hukum. Dari sini kita harus saling memahami dua sisi Namun alangkah baiknya jika gus beki 'kerso' untuk datang ke kantor polisi tanpa adanya paksaan jika memang beliau yakin tidak bersalah. Karena melihat realita yang ada, banyak simpatisan yang terluka di sebabkan oleh rasa 'husnudhon' mereka kepada guru. Andaikan beliau dulu langsung datang ke kantor polisi, mungkin adegan saling menyakiti tak akan pernah terjadi. Untuk masalah pencabutan izin, sudah sepantasnya di lakukan, Bagaimanapun pencabutan izin tersebut, sudah 'semestinya' melalui proses yang panjang dan melihat berbagai faktor yang ada.

Juve Zhang:

MB harus diperiksa kejiwaan nya. Dari medsos sepertinya ada kelainan jiwa. Contoh suka menyiksa korban sebelum pistol otomatis nya "menyemburkan" peluru kecepatan Tinggi. Suka "pistol pistolan" dengan ber tiga dengan santriwati. Psikolog bisa tahu sisi gelap kejiwaan nya. Hukum tetap di lanjutkan sambil psikolog bekerja.

Muin TV:

Kalau dari Surat Al-Kahfi, jumlah pemuda itu tujuh, delapan dengan anjingnya. Sedangkan di atas ditulis 3 pemuda. Tidur di dalam gua selama 300 tahun. Itu kalau pakai hitungan kalender masehi. Tapi kalau pakai hitungan hijriah, mereka tidur selama 308 tahun. Kenapa mereka tidur di gua? Katanya untuk menghindari penguasa yang zalim pada saat itu. Jadi, untuk menghindari penguasa saat ini yang agak-agak gimana.... Gitu. Apakah kita perlu tidur di gua? Enggak juga. Sebagai wartawan senior seperti Abah DI, cukup dengan menulis peristiwa penembakan-penembakan di AS ketimbang kejadian di sekitar kita. Itu juga bisa disebut sebagai "tidur di dalam gua", versi wartawan senior. Kalau pinjam istilah Pak Pri, anda sudah tahulah. Wartawan ..... Gak tega menuliskannya di sini.

Kategori :

Terkait

Selasa 20-06-2023,05:18 WIB

Badai Berlalu

Selasa 13-06-2023,05:37 WIB

Putri Cowell

Rabu 24-05-2023,02:45 WIB

Zaytun Gantar

Jumat 23-12-2022,04:00 WIB

Omnibus Kesehatan

Kamis 08-12-2022,04:00 WIB

Arek Kesel